Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kalbar Dukung Kementerian Kesehatan untuk Pemerataan Dokter Spesialis

📅 Kamis, 28 Agu 2025, 15:42 WIB | Oleh:
Kalbar Dukung Kementerian Kesehatan untuk Pemerataan Dokter Spesialis Doc: ANTARA/Prokopim Kalbar
Ket. Gubernur Kalbar Ria Norsan usai menghadiri pembukaan The 2nd International Conference on Advancing Postgraduate Medical Education (PGME) 2025 di Jakarta.

Pontianak -- Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) menyatakan komitmennya dalam mendukung pemerataan layanan kesehatan di Indonesia melalui penguatan ketersediaan dokter spesialis dan optimalisasi pemanfaatan fasilitas kesehatan di daerah.

"Menjamin pemanfaatan alat kesehatan dengan baik merupakan bagian dari komitmen kami dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat. Rumah sakit daerah siap menjadi hospital base dalam mendukung program Kanker, Jantung, Stroke, Urologi (Uro-nefrologi), dan Kesehatan Ibu dan Anak KJSU-KIA," kata Gubernur Kalbar Ria Norsan usai menghadiri pembukaan The 2nd International Conference on Advancing Postgraduate Medical Education (PGME) 2025 di Jakarta, Kamis.

Ia menambahkan penyerahan sertifikat akreditasi institusi penyelenggara pendidikan dari Accreditation Council for Graduate Medical Education (ACGME) International kepada rumah sakit pendidikan utama, serta penandatanganan nota kesepahaman antara pemerintah pusat dan daerah, menjadi langkah penting dalam mengatasi kesenjangan ketersediaan tenaga spesialis di Indonesia.

"Dengan adanya sinergi ini, diharapkan pemerataan layanan kesehatan dapat segera terwujud, termasuk di Kalimantan Barat, sehingga akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang berkualitas semakin merata," katanya.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam sambutannya menekankan pentingnya pemerataan layanan medis, khususnya operasi bypass jantung di seluruh provinsi.

Menurutnya, hingga akhir 2022, hanya sembilan provinsi yang mampu melakukan operasi tersebut, sehingga banyak pasien harus menunggu hingga 18 bulan.

"Sekarang sudah ada 25 provinsi yang bisa melakukan operasi bypass, dan targetnya pada 2027 seluruh provinsi memiliki fasilitas itu," kata Budi.

Ia berharap transformasi sistem kesehatan yang sedang dilakukan mampu memutus kesenjangan akses pelayanan, sehingga masyarakat tidak perlu lagi menunggu lama atau bepergian jauh untuk mendapatkan perawatan medis.

Kehadiran Gubernur Kalbar dalam forum internasional tersebut menunjukkan dukungan nyata pemerintah daerah terhadap percepatan transformasi kesehatan nasional, khususnya pemerataan dokter spesialis yang menjadi kebutuhan mendesak di banyak wilayah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Microchip Perbarui Ethernet Sensor Bridge untuk Perkuat Konektivitas Edge AI
    Preview komentar:
    Penyusutan dimensi perangkat hingga 60 persen yang dipadukan ...
  • Kartu Transportasi Bersubsidi Bocor, DPRD DKI Minta Data Diperketat
    Preview komentar:
    Membaca sorotan DPRD DKI mengenai kebocoran kartu transportasi ...
  • XLSMART Berhasil Raih Kinerja Solid Semester I 2026.
    Preview komentar:
    Keberhasilan XLSMART dalam memperluas cakupan 5G hingga 52 ...
Olahraga
Dugaan Match Fixing Bulu Ta...
Luar Negeri
Juli Jadi Bulan Terpanas Ke...

Apa yang Terjadi pada Masa Depan X-Men di Bawah Marvel?

1 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Rona
Apa yang Terjadi pada Masa ...
Daerah
Viral Tukang Cukur Soal Ben...
Persija dan Dewa United Jadi Lawan Brisbane Roar saat Tur Pramusim di Indonesia

Persija dan Dewa United Jadi Lawan Brisbane Roar saat Tur Pramusim di Indonesia

12 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.