Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Basarnas: 5.000 Masyarakat Ikuti Pembinaan Potensi SAR

📅 Rabu, 27 Agu 2025, 17:21 WIB | Oleh:
Basarnas: 5.000 Masyarakat Ikuti Pembinaan Potensi SAR Doc: ANTARA/M Riezko Bima Elko Prasetyo
Ket. Tangkapan layar- Sekretaris Utama Basarnas Abdul Haris dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi V DPR RI di Jakarta, Rabu (27/8)

Jakarta -- Basarnas mencatat sebanyak 5.000 lebih masyarakat di berbagai daerah mengikuti pembinaan potensi pencarian dan pertolongan (SAR) sepanjang 2025, sebagai upaya memperkuat kesiapsiagaan bencana berbasis komunitas.

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi V DPR RI di Jakarta, Rabu, Sekretaris Utama Basarnas Abdul Haris mengatakan bahwa pembinaan dilakukan di sejumlah kota seperti Medan, Jakarta, Pontianak, Kendari, Lampung, Makassar, Palembang, Pekanbaru, hingga Maumere.

"Pembinaan potensi SAR ini penting karena tidak semua lokasi dapat dijangkau Basarnas dengan cepat. Kehadiran masyarakat yang terlatih bisa menjadi garda terdepan," kata Abdul Haris.

Selain itu, Basarnas juga melaksanakan program SAR Goes to School di 26 sekolah dengan peserta 4.594 siswa untuk menanamkan kesadaran kesiapsiagaan sejak dini.

Pembinaan tenaga internal turut dilakukan melalui uji kompetensi jabatan fungsional, pelatihan daring maupun luring, serta penyusunan pedoman teknis pembinaan kompetensi rescuer.

Pada semester I 2025, sebanyak 764 orang mengikuti diseminasi jabatan fungsional pencarian dan pertolongan, termasuk uji kompetensi tenaga SAR.

"SDM adalah ujung tombak keberhasilan operasi. Tanpa rescuer yang terlatih dan masyarakat yang tangguh, sulit mencapai standar operasi cepat, tepat, dan aman," ujarnya.

Abdul menegaskan, Basarnas berkomitmen memperkuat kapasitas SDM baik secara internal maupun eksternal demi menekan risiko korban jiwa saat bencana terjadi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Rona
Lucasfilm Memilih Sutradara...
Luar Negeri
Peringatan dari Para Tokoh ...

Swasembada Susu Masih Terbentur Impor

23 menit yang lalu | Lukman

Ekonomi
Swasembada Susu Masih Terbe...
Ekonomi
KIH Perkuat Daya Saing Prod...

Pemkot Surabaya Siapkan Perwali untuk Lindungi Hak Mbak-mbak PRT

23 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Pemkot Surabaya Siapkan Per...
Daerah
8 Accu Stasiun Pemantau Ana...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.