Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Basarnas Mamuju latih 50 potensi SAR di Sulbar

📅 Rabu, 21 Feb 2024, 15:41 WIB | Oleh:
Basarnas Mamuju latih 50 potensi SAR di Sulbar Doc: ANTARA/HO/Basarnas Mamuju
Ket. Bupati Majene Andi Ahmad Syukri (kanan) bersama Kepala Basarnas Mamuju Muhammad Rizal (kiri) pada pelatihan teknis pertolongan di ketinggian.

Mamuju -- Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mamuju menggelar pelatihan teknis pertolongan di ketinggian, yang diikuti 50 potensi SAR di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar).

Kepala Kantor Basarnas Mamuju Muhammad Rizaldi Majene, Selasa, mengatakan pelatihan teknis pertolongan di ketinggian terhadap 50 potensi SAR itu dilaksanakan mulai 18 hingga 24 Februari 2024.

"Pelatihan yang berlangsung selama sepekan ini dipusatkan di Kabupaten Majene," kata Muhammad Rizal.

Pelatihan teknis pertolongan di ketinggian Angkatan IV tahun 2024 itu, kata Muhammad Rizal, dihadiri observer dari Direktorat Bina Potensi Basarnas Pusat,Suratmin.

Ke-50 potensi SAR yang mengikuti pelatihan itu, lanjutnya, berasal dari perwakilan instansi pemerintah, organisasi, komunitas pegiat alam dan mahasiswa dari enam Kabupaten di Sulbar, yakni Kabupaten Majene, Polewali Mandar, Mamuju, Pasangkayu, serta Kabupaten Mamuju Tengah.

Peserta, katanya, akan diberikan pelatihan mengenai pertolongan dan evakuasi jika terjadi kecelakaan maupun bencana di ketinggian atauhighanglerescuetechnique(HART).

Peserta pelatihan akan mendapatkan teori dan praktik terkait pertolongan pertama dan cedera pada korban dan pertolongan di medan ketinggian, dengan aplikasi lapangan langsung di Tebing Salabulo Kabupaten Majene.

"Peserta akan dilatih mengenai teknik pertolongan di medan ketinggian. Contohnya, jika ada pendaki gunung yang terpeleset dan jatuh ke jurang, mereka bisa membantu menolong dan mengevakuasi, karena sudah tahu teknik dan prosedur yang aman seperti apa," ujarnya.

Ia berharap pelatihan itu dapat membantu dan menjadi perpanjangan tangan Basarnas di wilayah Sulbar, khususnya di Kabupaten Majene.

"Kantor SAR ini personelnya tidak lebih dari 100 orang dan masih dibagi dalam beberapa pos. Sehingga, yang membantu dan menjadi perpanjangan tangan kita adalah potensi SAR dengan memberi mereka pelatihan," katanya.

Sementara itu, Bupati Majene Andi Ahmad Syukri Tammalele mengatakan pelatihan tersebut adalah wadah untuk kolaborasi antara Basarnas dengan masyarakat.

"Selama ini banyak yang beranggapan bahwa keselamatan adalah tanggung jawab kelompok tertentu, padahal SAR adalah tugas kita bersama," kata Andi Ahmad Syukri.

Sehingga, katanya, pelibatan masyarakat sangat penting, untuk turut terlibat langsung dalam membantu kecelakaan, SAR dapat memberikan sumbangsih dalam memecahkan masalah secara kolaboratif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
  • Pariwisata Indonesia Siap Naik Kelas! Kemenpar Perluas Jejaring Bisnis hingga India
    Langkah proaktif Kementerian Pariwisata melalui Sales Mission Pune ...
  • Jakarta Didorong Jadi Pusat Industri Kopi Nasional, Libatkan 193 Ribu Pelaku Usaha
    Membaca artikel yang sangat komprehensif ini, saya merasa ...
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...

Kawasan Tempat Pembuangan Akhir Galuga Alami Kebakaran

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Megapolitan
Kawasan Tempat Pembuangan A...
Daerah
Pikiran Para Pejabat Harus ...

Rupiah Rentan Tertekan - 08 September 2026

1.5 jam yang lalu | Oka Wahyu

Ekonomi
Rupiah Rentan Tertekan - 08...

Ini Baru, Lubang Biopori Berfungsi Tiga yang Menguntungkan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Ini Baru, Lubang Biopori Be...
Advertisement
Menko Yusril Tegaskan Dirinya Bukan Penulis Buku "Islam ala Prabowo"

Menko Yusril Tegaskan Dirinya Bukan Penulis Buku "Islam ala Prabowo"

08 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 3
# 3
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.