Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemnaker Tingkatkan SDM untuk Pembangunan IKN

📅 Selasa, 25 Jun 2024, 00:01 WIB | Oleh:
Kemnaker Tingkatkan SDM untuk Pembangunan IKN Doc: ISTIMEWA
Ket. MARJANI Kepala Disnakertrans Kabupaten Penajam Paser Utara - Kemnaker siap bantu dengan membangun BLK sebagai upaya meningkatkan kualitas SDM

PENAJAM PASER UTARA - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membantu pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) menghadapi pembangunan dan perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN).

"Kemnaker siap bantu dengan membangun BLK sebagai upaya meningkatkan kualitas SDM. Sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara yakni Kecamatan Sepaku masuk menjadi kawasan IKN," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Penajam Paser Utara, Marjani, di Penajam, Minggu (23/6).

Seperti dikutip dari Antara, Kemnaker serius untuk membangun BLK di Kabupaten Penajam Paser Utara, lanjut dia, sebagai upaya meningkatkan SDM dalam menghadapi pembangunan dan perkembangan Kota Nusantara.

Kemnaker meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara menyiapkan lahan minimal lima hektare sebagai lokasi pembangunan BLK tersebut. "Lahan lima hektare untuk pembangunan BLK sudah disiapkan dan Kemnaker sudah tinjau langsung lokasinya," kata Marjani.

Pihaknya telah menerbitkan Surat Keputusan (SK) penetapan lokasi untuk pembangunan BLK, di Kelurahan Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam. Untuk itu, lanjutnya, lahan lokasi pembangunan BLK terlebih dahulu dihibahkan kepada Kemnaker. Saat ini, hibah lahan sedang diproses Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Penajam Paser Utara.

Setelah proses hibah lahan rampung, kata dia, Kemnaker membantu anggaran untuk pembangunan fisik BLK. Keberadaan BLK sangat dibutuhkan agar akses masyarakat Kabupaten Penajam Paser Utara lebih mudah mendapatkan pelatihan sesuai kebutuhan lapangan kerja, terutama mengisi kebutuhan tenaga kerja di Kota Nusantara.

Sesuai Kebutuhan IKN

Jurusan dalam BLK, kata dia, akan ditentukan berdasarkan potensi yang ada di Kabupaten Penajam Paser Utara dan kebutuhan lapangan kerja di IKN Nusantara.

Sebelumnya Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan, Caswiyono Rusydie Cakrawangsa, mengatakan Kemnaker berkomitmen untuk memberdayakan masyarakat di sekitar kawasan IKN agar benar-benar dapat merasakan manfaat.

Caswiyono mengatakan sebagai sebuah kota baru, IKN akan menjadi pusat pertumbuhan dan penyerapan tenaga kerja. "Kehadiran IKN akan menjadi potensi ekonomi dan penyerapan tenaga kerja di banyak sektor seperti pangan, pariwisata, industri kreatif, jasa, dan lain-lain," katanya.

Oleh karena itu, dia mengatakan selain meningkatkan kompetensi tenaga kerja sektor formal, pihaknya juga akan melakukan pemberdayaan masyarakat dengan membangun BLK Komunitas dan mencetak wirausaha melalui program Tenaga Kerja Mandiri (TKM) di berbagai sektor, seperti pertanian, pangan, industri kreatif, jasa, dan lainnya.

"Hal ini dilakukan agar warga lokal tidak hanya jadi penonton. Kita harus memastikan agar warga Kalimantan Timur pada umumnya dan warga Sepaku pada khususnya dapat menjadi aktor-aktor ekonomi dan pembangunan," kata Caswiyono.

Caswiyono menambahkan untuk memberdayakan warga sekitar IKN, pihaknya telah menjalankan program PKK Berbasis Kawasan. Program ini dijalankan di dua lokasi, yaitu Kecamatan Waru dan Kecamatan Sepaku, Kabupatan Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

"Melalui PKK Berbasis Kawasan, Kemnaker mengintegrasikan pelatihan dengan pengembangan kewirausahaan dalam suatu ekosistem yang terpadu," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...

Serangan Russia Meningkat, Delapan Orang Tewas

14 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Serangan Russia Meningkat, ...
Ekonomi
Tiket Pelni Sampit Kini Bis...
Megapolitan
Kenapa ASN Bekasi Diminta B...
Nasional
Layanan Kesehatan Naik Leve...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.