Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kisah Inspiratif Gusti Ayu Soli: Penari Bali 100 Tahun yang Masih Lincah di Panggung, Bukti Hidup Usia Hanyalah Angka!

📅 Selasa, 26 Agu 2025, 12:05 WIB | Oleh:
Kisah Inspiratif Gusti Ayu Soli: Penari Bali 100 Tahun yang Masih Lincah di Panggung, Bukti Hidup Usia Hanyalah Angka! Doc: Sanggar Seni Saba Sari
Ket. Gusti Ayu Soli saat pentas Tari Legong Bapang Saba

JAKARTA - Di tengah derasnya arus hiburan modern, kisah seorang perempuan Bali bernama Gusti Ayu Soli membuat publik terperangah. Bayangkan saja, di usianya yang diklaim sudah lebih dari 100 tahun, ia masih mampu menari Legong dengan kelincahan yang bikin takjub. 

Sosoknya viral setelah terekam dalam sebuah video di Pesta Kesenian Bali (PKB) XLV 2023 di Art Center Denpasar, yang langsung memicu banjir pujian dari netizen.

Dalam video itu, Gusti Ayu Soli menjadi satu-satunya penari sepuh yang tampil. Namun jangan salah, meski usianya tak lagi muda, gerakan tangannya tetap halus, sorot matanya tajam penuh ekspresi, dan langkah kakinya begitu stabil. Banyak yang menyebutnya sebagai “legenda hidup” hingga “simbol semangat budaya Bali”.

Sosok di Balik Sang Legenda

Gusti Ayu Soli berasal dari Desa Saba, Blahbatuh, Gianyar. Menurut KTP, ia lahir 31 Desember 1935 yang berarti hampir berusia 90 tahun. Namun, ia menegaskan usianya sudah seabad lebih. 

Memiliki enam anak (tiga sudah wafat) serta lebih dari 20 cicit, Gusti Ayu Soli tetap setia menularkan kecintaan pada seni tari kepada generasi muda keluarganya.

Bakatnya memang bukan hal instan. Sejak kecil ia sudah piawai menari, bahkan pernah tampil di hadapan Presiden Soekarno sekitar tahun 1945. 

Tari Legong Bapang Saba yang kerap ia bawakan sudah dikuasainya sejak remaja berkat bimbingan seniman senior, Anak Agung Alit. Hingga kini, ia masih aktif bersama Sanggar Seni Saba Sari di desanya.

Rahasia Panjang Umur dan Kelincahan

Apa kuncinya? Ternyata gaya hidup sederhana. Gusti Ayu Soli jarang makan nasi putih, lebih suka ubi jalar dan sayuran. Ia juga masih menyiapkan makanan sendiri tanpa merepotkan anak cucu. 

Bahkan di luar menari, ia rutin beraktivitas seperti membersihkan rumput di sekitar rumah. Tak heran, tubuhnya tetap bugar meski usianya jauh melewati rata-rata.

Inspirasi Lintas Generasi

Lebih dari sekadar penari, Gusti Ayu Soli adalah simbol ketahanan budaya Bali. Di tengah derasnya budaya asing dan distraksi era digital, ia membuktikan bahwa tradisi tak hanya untuk dikenang, melainkan dijalani dan diwariskan.

Kisahnya jadi inspirasi, bahwa usia hanyalah angka, dan kecintaan terhadap budaya bisa membuat seseorang terus berkarya hingga ratusan tahun. Gusti Ayu Soli bukan sekadar legenda, tapi bukti nyata bahwa dedikasi pada budaya bisa mengalahkan usia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Bukan Bersisik, Fosil Dinos...

Hadapi El Nino, BMKG Ajak Masyarakat Hemat Air

28 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Hadapi El Nino, BMKG Ajak M...
Daerah
Menbud Dorong Bukittinggi j...

Yura Yunita Hadirkan Series “Main ke Rumah”

55 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
Yura Yunita Hadirkan Series...
  • Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0
    Preview komentar:
    Untuk Membuka blokir BTN Mobile Banking (Balé by ...
    Untuk Membuka blokir BTN Mobile Banking (Balé by ...
  • Bukan Sekadar Pesta Budaya, Festival Tabut 2026 Ditarget Dongkrak Kas Daerah
    Preview komentar:
  • 5 Pengelola Wisata Pantai di Tulungagung Stop Tarik Retribusi, Ada Apa Ya?
    Preview komentar:
Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0

Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0

21 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.