Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Open-Source Storage Ini Jadi Senjata Baru Industri Keuangan RI

📅 Kamis, 27 Nov 2025, 00:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Open-Source Storage Ini Jadi Senjata Baru Industri Keuangan RI Doc: istimewa
Ket. Ilustrasi Tranformasi Digital

JAKARTA – Platform object storage open-source, MinIO, semakin memperkuat posisinya dalam mendukung transformasi digital sektor keuangan di Indonesia. MinIO menawarkan solusi penyimpanan data yang scalable, aman, dan efisien di tengah meningkatnya kebutuhan institusi keuangan untuk mengelola volume data yang kian besar serta tuntutan kepatuhan regulasi.

Dalam World Financial Innovation Series (WFIS) 2025, MinIO menghadirkan solusi object storage berskala exascale yang dirancang khusus untuk kebutuhan workload AI, agentic computing, hingga advanced analytic. "Ini solusi yang kini menjadi kunci bagi lembaga keuangan untuk tetap kompetitif di era modern," ucap Niki Lee (Enterprise Account Executive, APAC – MinIO) di gelaran WFIS 2025 di Jakarta, Rabu (26/11).

Niki Lee menekankan, dengan solusi dari MinIO, institusi keuangan dapat mengurangi biaya penyimpanan data, memperkuat data protection, menjaga compliance, meningkatkan agilitas untuk aplikasi banking yang modern.Dia menegaskan, Indonesia saat ini telah menjadi rumah bagi sejumlah bank terkemuka serta lembaga pemerintahan dan badan regulasi terkait keuangan yang mengandalkan MinIO untuk penyimpanan objek modern dan cloud-native.

"Karena itu, MinIO melihat adanya potensi tambahan yang signifikan di pasar ini,” ungkapnya.

Seperti diketahui, di WFIS 2025 pada 25-26 November 2025, booth MinIO menjadi salah satu spot yang paling banyak dikunjungi. Tim MinIO Niki Lee dan Jihun Na (Field Architect) hadir langsung memberikan konsultasi dan demonstrasi teknis mengenai bagaimana MinIO dapat membantu institusi keuangan memaksimalkan penyimpanan yang efisien, pemrosesan data yang aman dan scallable.

Jihun Na, Field Architect MinIO, menjadi pembicara pada sesi konferensi WFIS 2025 dengan topik: The New Standard for AI Storage mengupas tiga poin penting sebagai fondasi baru penyimpanan data untuk AI: Object-native architecture eliminates bottlenecks at AI scale.

Kehadiran MinIO bersama dengan teknologi provider di Indonesia, Arupa Cloud Nusantara sebagai authorized reseller (distributor) diharapkan dapat membantu bank, fintech, multi-finance, asuransi, dan institusi keuangan lainnya memahami bagaimana menggunakan teknologi storage yang tepat menjadi fondasi dalam perjalanan mereka menuju AI-native enterprise.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.