Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden Prabowo Angkat Mendiktisaintek Brian Yuliarto Jadi Kepala Badan Industri Mineral

📅 Senin, 25 Agu 2025, 12:27 WIB | Oleh:
Presiden Prabowo Angkat Mendiktisaintek Brian Yuliarto Jadi Kepala Badan Industri Mineral Doc: Antara
Ket. Guru Besar ITB Brian Yuliarto saat dilantik menjadi Mendikstisaintek menggantikan Satryo Soemantri Brodjonegoro oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Rabu (19/2/2025)

JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto mengangkat Menteri Pendidikan Tinggi, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Brian Yuliarto sebagai Kepala Badan Industri Mineral.

Brian mengemban tanggung jawab barunya itu melalui pengucapan sumpah jabatan di Istana Negara, Jakarta, Senin pagi, sesuai dengan surat Keputusan Presiden (Keppres) Nomor Keppres 77P Tahun 2025 tentang Pengangkatan Kepala Badan Industri Mineral.

"Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan setia kepada UUD 45 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara," ucap Brian dalam sumpah yang dipandu Presiden Prabowo.

Sarjana Teknik Fisika di ITB yang lulus pada 1999 itu dikenal sebagai ilmuwan nanoteknologi yang telah menorehkan prestasi riset di tingkat nasional maupun internasional.

Brian Yuliarto, lahir di Jakarta pada 27 Juli 1975, merupakan akademisi dan peneliti dengan rekam jejak keilmuan di bidang nanoteknologi.

Lulusan ITB yang meraih gelar magister dan doktor di Universitas Tokyo ini pernah menjabat Dekan Fakultas Teknologi Industri ITB (2020–2024) dan menjadi profesor tamu di Universitas Tsukuba sejak 2021.

Penelitiannya banyak berfokus pada pengembangan sensor berbasis nanoteknologi untuk mendeteksi gas berbahaya, polutan lingkungan, hingga penyakit mematikan.

Brian telah menulis 326 publikasi di jurnal bereputasi internasional dengan ribuan sitasi, serta menerima sejumlah penghargaan prestisius, termasuk Habibie Award 2024 dan pengakuan sebagai salah satu dari 2% ilmuwan terbaik dunia.

Pelantikan Brian sekaligus menandai dibentuknya Badan Industri Mineral di Indonesia yang selama ini dikelola Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara yang berada di bawah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Hilirisasi sumber daya mineral yang kini dikelola di Indonesia seperti nikel, bauksit, tembaga, hingga rare earth untuk menyasar kebutuhan global atas energi bersih dan teknologi baterai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dari Ramadan hingga Pascaidulfitri: PLN NP Pasok 14,1 GW Listrik, Siagakan 8.898 Personel
    Preview komentar:
    Layanan Call center Neo Bank. Anda wajib, Segera hubungi ...
    Layanan Call center Neo Bank. Anda wajib, Segera hubungi ...
  • Produksi Terus Anjlok, RUU Migas Dituntut Hentikan Tren Penurunan Lifting Minyak
    Preview komentar:
    Berapa WA Neo Bank. Nomor WhatsApp resmi BNC (Neobank) ...
    Berapa WA Neo Bank. Nomor WhatsApp resmi BNC (Neobank) ...
  • Ogah Latih Timnas Senior! Timo Scheunemann Bongkar Alasan Mengejutkan di Balik Keputusannya!
    Preview komentar:
    Berapa WA Bank Neo. Nomor WhatsApp resmi BNC (Neobank) ...
    Berapa WA Bank Neo. Nomor WhatsApp resmi BNC (Neobank) ...
Luar Negeri
Tiga Terluka dalam Puluhan ...
Luar Negeri
Presiden Zelenskyy Tolak Pe...
Megapolitan
Wisatawan ke Bogor Bakal Di...
Nasional
RI Pacu Pembangunan PLTS 30...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.