Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Fenomena Halo Muncul di Langit Batam, Ini Penjelasan BMKG

📅 Senin, 25 Agu 2025, 12:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Fenomena Halo Muncul di Langit Batam, Ini Penjelasan BMKG Doc: Antara Foto
Ket. Seorang warga mendokumentasikan fenomena halo yang sedang menghiasi langit Kota Batam, Kepulauan Riau, Senin (25/8/2025).

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam, Kepulauan Riau (Kepri), menjelaskan lingkaran pelangi yang mengelilingi matahari di atas langit Batam adalah fenomena Halo.

"Fenomena Halo adalah pantulan cahaya matahari yang ditutupi oleh awan seratus," kata Kepala BMKG Stasiun Hang Nadim Ramlan Djambak dihubungi di Batam, Senin.

Fenomena Halo terpantau muncul di langit Kota Batam sekitar pukul 10.19 WIB, awalnya hanya setengah lingkaran, namun hampir mengelilingi matahari. Selang beberapa menit berikutnya lingkaran menjadi tegas lebih kuat dan muncul setengah lingkaran lainnya di barisan kedua lingkaran utama.

Ramlan menjelaskan awan seratus adalah awan tipis yang lembab yang ada di sekitar matahari.

"Ini semacam kalau pagi-pagi kita melihat pantulan uap embun itu ada fenomena Halo juga atau langsung di atas terik matahari sebagian ditutupi awan tebal yang tipis, itu akan kelihatan," katanya.

Menurut dia, fenomena ini biasa terjadi terlebih saat awan tipis seratus merata terjadi di langit. Halo dapat muncul tergantung kondisi awan, jika awan tebal berwarna putih mata garis halo tidak kelihatan, karena banyak mengandung uap air sehingga tidak bisa memantulkan sinar matahari.

"Kebetulan hari ini awan tipisnya merata sehingga Halo terlihat jelas. Ada beberapa yang tidak terlihat karena itu awannya putih atau tebal," ujarnya.

Dia menyebut Fenomena Halo bisa berlangsung selama 30 menit hingga satu atau dua jam. "Kami menyebutkan keindahan langit," kata Ramlan.

Ramlan juga menekankan fenomena ini biasa terjadi dan tidak membawa pengaruh atau dampak apapun baik itu pada tinggi permukaan air laut, atau bencana. Murni karena adanya pantulan sinar matahari oleh awan tipis seratus yang merata terjadi di Kota Batam.

Hingga berita ini diturunkan, Fenomena Halo masih menghiasi langit Kota Batam. Menurut Ramlan, fenomena ini hanya dapat dilihat di sekitaran Batam atau bisa juga di daerah sekitaran Tanjungpinang dan Bintan. Jauh dari itu tidak bisa terlihat.

Kehadiran Fenomena Halo ini membuat masyarakat yang menyaksikan bertanya-tanya dan mengabadikan gambar sebagai kenang-kenangan.

"Ini fenomena apa namanya bang," kata salah seorang warga kepada wartawan yang tengah memotret Fenomena Halo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Pemprov Maluku Luncurkan Bu...

Mari Menciptakan Sekolah yang Nyaman bagi Murid

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Mari Menciptakan Sekolah ya...

Pemain Inggris tak Sabar Ingin Hadapi Messi

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Pemain Inggris tak Sabar In...

Daya Beli dan Ketahanan Ekonomi Jakarta Terjaga

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Daya Beli dan Ketahanan Eko...
Daerah
Kejati Sumbar Bantah Telah ...
Nasional
Polda Metro Jaya Minta Imig...

Andoni Iraola Bertekad Bangun Liverpool

1.5 jam yang lalu | Sriyono

Olahraga
Andoni Iraola Bertekad Bang...
Megapolitan
Hari Pertama Sekolah Tergan...
Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

13 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.