Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menteri P2MI Bahas Kerja Sama Vokasi Penempatan ke Jepang

📅 Minggu, 24 Agu 2025, 21:24 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menteri P2MI Bahas Kerja Sama Vokasi Penempatan ke Jepang Doc: ANTARA
Ket. Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding (tengah) bersama PT BIRU di Jepang, Minggu (24/8/2025).

JAKARTA – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding, membahas peluang kerja sama penguatan pelatihan vokasi dan penempatan tenaga kerja terampil Indonesia ke luar negeri, khususnya ke Jepang.

Delegasi Kementerian P2MI melakukan kunjungan kerja ke Jepang pada 19–26 Agustus untuk mengoptimalkan tata kelola penempatan serta memperkuat manajemen pelindungan dan pemberdayaan pekerja migran Indonesia (PMI).

"Saya menekankan bahwa salah satu problem utama dalam penyiapan pekerja migran ke Jepang adalah penguasaan bahasa," ujar Karding saat bertemu jajaran PT Bisa Ruang Nuswantara (BIRU) di Jepang, Minggu (24/8), sebagaimana keterangan resmi Kemen-P2MI di Jakarta, pada hari yang sama.

Dalam pertemuan itu, Karding menanyakan berbagai hal terkait program vokasi, mulai dari kesiapan melatih tenaga kerja sesuai kebutuhan pasar internasional hingga penyaluran tenaga kerja bersertifikat.

Menanggapi hal tersebut, CEO PT BIRU, Kanya, menjelaskan bahwa program vokasi pihaknya telah berjalan di Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi. Sejak 2018, pihaknya mengembangkan pelatihan mekanik dan operator alat berat di 47 sekolah mitra.

“Tahun ini kami juga tengah menyiapkan pusat pelatihan dan sertifikasi building cleaner yang sudah diakui Japan Association for Building Maintenance,” katanya.

Menurut dia, pelatihan yang dikelola perusahaannya berlangsung selama 10 hari dengan biaya sekitar Rp5 juta per peserta, termasuk ujian dan sertifikasi.

Kanya menambahkan, permintaan tenaga kerja terampil asal Indonesia dari perusahaan Jepang cukup tinggi.

“Permintaan awal tahun ini sebanyak 100 orang untuk posisi building cleaner, sementara tahun depan diperkirakan meningkat menjadi sekitar 300 orang. Setelah pelatihan, sekitar 34 persen tenaga kerja diserap grup kami, sementara sisanya disalurkan ke perusahaan lain,” ujarnya.

Di akhir diskusi, Karding menyarankan agar pelatihan building cleaning sebaiknya langsung dipadukan dengan pembelajaran bahasa Jepang. Menteri P2MI itu juga menegaskan pemerintah siap mendukung pengembangan vokasi yang sesuai dengan kebutuhan pasar global.

“Kami siapkan kurikulum, kami bantu sepenuhnya. Harapannya, program vokasi tidak hanya memenuhi kebutuhan industri dalam negeri, tetapi juga membuka jalur penempatan tenaga kerja Indonesia yang terukur, bersertifikat, dan sesuai standar global,” tegasnya.

Selama berada di Jepang, delegasi Kemen-P2MI juga bertemu sejumlah otoritas strategis untuk membahas isu-isu fundamental terkait pekerja Indonesia, baik yang telah bekerja di Jepang maupun yang masih dalam proses penempatan.

Selain berkunjung ke Prefektur Miyagi, delegasi Kemen-P2MI juga menggelar pertemuan dengan KBRI Tokyo, Menteri Kehakiman Keisuke Suzuki, Menteri Agrikultur, Kehutanan dan Perikanan Jepang, serta para pelaku usaha di negara Matahari terbit itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Gunung Piramid Disisir untuk Mencari Dua Pendaki yang Hilang

36 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Gunung Piramid Disisir untu...

Turnamen Cincinnati Open akan Diwarnai Duet Dua Williams

40 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Turnamen Cincinnati Open ak...

Gelar Mubadala Milik Taylor Fritz

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Gelar Mubadala Milik Taylor...
Megapolitan
Obat Keras Daftar G Sebanya...

Harga Cabai Rawit Rp61.450/Kg, Telur Ayam Rp31.800/Kg

54 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp61.450/...
Ekonomi
Harga Telur di Tingkat Peng...
Daerah
55 Kecamatan di Banten Kris...
Megapolitan
4 Tempat Usaha Don Ritto Mu...

Kepala Daerah di Bali Berminat Dirikan Sekolah Berbasis Hindu

Kepala Daerah di Bali Berminat Dirikan Sekolah Berbasis Hindu

04 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.