Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dari Balita hingga Remaja, Begini Aturan Nonton TV yang Disarankan Psikolog

📅 Minggu, 24 Agu 2025, 23:35 WIB | Oleh: Tim Penulis

“Tanyakan pendapat mereka, dan luruskan bila ada konten atau perilaku yang tidak sesuai,” kata dia.

Tidak ada yang lebih baik dari contoh di depan mata. Orang tua juga perlu membatasi diri dalam menonton agar dapat menjadi teladan bagi anak-anaknya.

Ciptakan zona bebas layar, seperti saat makan, sebelum tidur, atau ketika berkumpul keluarga. Ini membantu menciptakan iklim interaksi langsung yang sehat.

Tahapan usia dan jenis tayangan yang direkomendasikan

Tak semua anak boleh langsung dikenalkan pada televisi. Organisasi Kesehatan Dunia alias WHO dan asosiasi dokter anak dunia menyarankan agar anak usia 0–2 tahun tidak terpapar layar sama sekali.

“Kecuali untuk video call dengan keluarga atau interaksi sosial langsung, sebaiknya nol screen time (waktu layar).” kata Ratih.

Berikut panduan umum berdasarkan usia:

0–2 tahun: Sebaiknya tidak menonton TV sama sekali

2–5 tahun: Maksimal 1 jam per hari, tayangan edukatif dan didampingi orang tua

6–12 tahun: 1–2 jam per hari, pilih konten edukatif dan moral (kartun anak, eksperimen sains, dokumenter ringan)

13–17 tahun: Diperbolehkan menonton hiburan kategori 13+, namun tetap perlu arahan dan diskusi mendalam dengan orang tua

“Hal yang paling penting bukan hanya apa yang ditonton, tapi juga bagaimana anak menontonnya dan siapa yang mendampingi.” Ratih menegaskan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.