Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AS Setujui Penjualan 3.350 Rudal Jelajah ERAM ke Ukraina dengan Syarat Khusus

📅 Minggu, 24 Agu 2025, 16:00 WIB | Oleh:
AS Setujui Penjualan 3.350 Rudal Jelajah ERAM ke Ukraina dengan Syarat Khusus Doc: Boeing

JAKARTA - Pemerintahan Donald Trump menyetujui penjualan 3.350 rudal jelajah ERAM ke Ukraina sebagai bagian dari paket bantuan senilai 850 juta dolar AS. Menurut laporan Wall Street Journal yang mengutip sumber anonim pemerintah AS, pengiriman rudal tersebut diperkirakan tiba di Ukraina dalam enam minggu mendatang.

Paket bantuan militer ini sebagian besar didanai oleh negara-negara Eropa, namun pencairannya tertunda hingga setelah pertemuan puncak Presiden Trump dengan Presiden Rusia Vladimir Putin serta Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Penundaan ini menimbulkan perhatian besar, mengingat urgensi Ukraina dalam memperkuat kemampuan militernya di tengah konflik yang masih berlangsung.

Sumber anonim menyebutkan bahwa ada syarat khusus terkait penggunaan rudal jelajah ERAM tersebut. Ukraina diwajibkan mendapatkan persetujuan resmi dari Pentagon sebelum dapat menggunakannya dalam operasi militer, sebuah ketentuan yang menandai kendali penuh AS terhadap distribusi dan pemanfaatan senjata canggih ini.

Rudal jelajah ERAM sendiri merupakan hasil program baru yang dirancang untuk menghadirkan opsi senjata dengan biaya produksi lebih rendah bagi Angkatan Udara AS maupun Ukraina. Dengan jangkauan 400 kilometer, ERAM akan memperluas kemampuan Ukraina untuk menyerang target di luar jangkauan sistem persenjataan udara yang saat ini mereka miliki.

Dalam spesifikasi teknis yang diterbitkan Angkatan Udara AS pada Januari 2024, rudal ini didasarkan pada bom seberat 227 kilogram. Selain itu, kecepatan terbang maksimalnya dipatok tidak kurang dari 0,6 Mach, dengan mesin yang kemungkinan besar menggunakan tipe turbofan agar dapat mencapai jarak tempuh yang ditentukan.

Kontrak pengadaan juga mengatur agar desain rudal tetap sederhana dan efisien. Hal ini dimaksudkan agar pabrikan mampu memproduksi hingga 1.000 unit dalam kurun dua tahun, atau sekitar 42 unit per bulan. Strategi produksi massal ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan Ukraina yang mendesak di medan tempur.

Sementara menunggu kedatangan ERAM, Ukraina masih mengandalkan rudal jelajah Storm Shadow/SCALP yang diluncurkan dari pesawat tempur. Rudal buatan Inggris-Prancis tersebut telah digunakan secara efektif oleh militer Ukraina untuk melancarkan serangan jarak jauh terhadap target strategis Rusia.

Untuk memastikan stok rudal Storm Shadow/SCALP tetap terjaga, MBDA selaku produsen telah melanjutkan produksi tambahan di fasilitas mereka yang berlokasi di Stevenage, Inggris. Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi kebutuhan persenjataan Ukraina sebelum pengiriman rudal ERAM tiba sesuai jadwal.

Kehadiran rudal jelajah ERAM diyakini akan menjadi penguat baru bagi kemampuan udara Ukraina. Namun, ketergantungan pada persetujuan Pentagon tetap menunjukkan bahwa kendali politik dan militer Amerika Serikat akan sangat menentukan arah penggunaan senjata tersebut di medan perang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
  • Jangan Main-main! Kawasan Industri Diminta Tuntaskan Seluruh Izin
    Langkah proaktif pemerintah pusat dan daerah dalam menata ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
Pemkot Jakut Tertibkan Bang...
Daerah
Penanganan kebakaran di Kaw...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.