Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perempuan dan akal imitasi, jalan baru penggerak perubahan

📅 Sabtu, 23 Agu 2025, 08:35 WIB | Oleh:
Perempuan dan akal imitasi, jalan baru penggerak perubahan Doc: ANTARA/Indriani
Ket. Pembukaan sekaligus pengukuhan Business Professional Women (BPW) Indonesia di Jakarta, Rabu (20/8).

Jakarta -- 23/8 (ANTARA) - Keberadaan teknologi akal imitasi (AI) diyakini dapat membantu perempuan untuk semakin maju dan berdaya saing. Perempuan hendaknya tak menutup mata dengan kemajuan teknologi dan mampu memanfaatkannya untuk meningkatkan kapasitas mereka.

Apalagi, menurut Guru Besar Teknologi Informasi dari Universitas Indonesia Prof Dr Ir Riri Fitri Sari MM MSc, saat ini adalah momentum bagi Indonesia dalam hal teknologi AI. Pasalnya dari sisi infrastruktur, Microsoft mengucurkan dana sebesar 1,7 miliar dolar AS untuk pengembangan teknologi cloud/AI dan peningkatan keterampilan bagi 840.000 warga Indonesia.

Selain itu, kini sedang dibentuk pusat keunggulan kecerdasan buatan kolaborasi Indonesia, NVIDIA dan Cisco untuk mengembangkan kemampuan kecerdasan buatan yang mandiri. Dari sisi kebijakan juga diluncurkan dialog kebijakan AI yang arahnya pada aturan AI sektoral dan peraturan presiden.

"Ini saatnya bagi perempuan untuk mengambil bagian dari teknologi kecerdasan ini," kata Riri dalam BPW International Forum yang mengangkat tema Women Bridging Nations and Driving Sustainable Future dan subtema "Embracing Artificial Intelligence and Green Business Transformation" di Jakarta, Rabu (20/8/2025).

Kehadiran AI dapat menjadi pengungkit untuk meningkatkan keuntungan bisnis, inklusif dan berlanjut. Sejumlah peraturan yang berkaitan dengan teknologi AI juga telah mengubah lanskap bisnis. Sejak Oktober 2024, sudah diberlakukan UU Perlindungan Data sehingga kerahasiaan data jadi kewajiban. Kehadiran aturan baru dalam perdagangan terutama di Uni Eropa yang sudah menerapkan UU Kecerdasan Buatan agar dapat mengakses pasar Eropa sejak Agustus 2024.

Saat ini keberlanjutan bisnis juga berbasiskan pada data.  Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI) atau Taksonomi Hijau dari Otoritas Jasa keuangan (OJK) membuka pula peluang dan tantangan baru.

Perempuan dinilai memiliki keunggulan dalam bidang kecerdasan buatan, karena studi terbaru menunjukkan bahwa kecerdasan buatan memerlukan naluri keibuan dengan memasukkan rasa welas asih pada AI. Sehingga teknologi itu dapat digunakan untuk melindungi manusia.

Dengan kehadiran teknologi dan saling terhubung, perempuan memiliki peluang untuk dapat mengubah dunia. Namun dengan catatan, perlunya kolaborasi yang apik antara akademisi, industri dan juga pemerintah.

Para pemimpin perempuan juga diharapkan dapat menjadi mentor atau sponsor yang memberikan bimbingan, dorongan dan kesempatan untuk membantu para perempuan maju dalam karier. Pemimpin perempuan juga didorong untuk dapat meningkatkan kesadaran tentang kesetaraan gender melalui diskusi, pelatihan dan kampanye untuk membantu mengurangi bias atau stereotip.

Perempuan yang saat ini di posisi pucuk pimpinan juga diharapkan dapat mendukung dan mendorong implementasi kebijakan yang mempromosikan kesetaraan gender di tempat kerja dan masyarakat.

Mengatasi kesenjangan digital

Presiden Business Professional Women (BPW) Indonesia, Dr Giwo Rubianto Wiyogo, mengemukakan salah satu misi yang dilakukannya adalah untuk mengatasi kesenjangan digital di kalangan perempuan. Perempuan kerap menjadi korban akibat kurangnya kecakapan literasi. Melalui pelatihan dan edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan diharapkan perempuan Indonesia memiliki literasi yang baik, responsif dan adaptif.

Para perempuan harus ambil bagian dengan kehadiran AI dan tak menjadi obyek, melainkan subyek atau pelaku yang bisa memanfaatkan AI untuk peningkatan kapasitas diri. Baik di dalam bisnis maupun karier profesional mereka.

"Perempuan harus berada di garda terdepan, menjadi motor penggerak dalam kecakapan literasi digital," kata Giwo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

17 menit yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.