Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mentrans Dorong Kawasan Transmigrasi Kontribusi Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi

📅 Sabtu, 23 Agu 2025, 20:10 WIB | Oleh:
Mentrans Dorong Kawasan Transmigrasi Kontribusi Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi Doc: RRI/ Rizki Supermana
Ket. Menteri Transmigrasi, M Iftitah Sulaiman Suryanagara 

SUMEDANG - Menteri Transmigrasi, M Iftitah Sulaiman Suryanagara, mendorong kawasan transmigrasi untuk berkontribusi dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional. Menurut dia, terdapat 154 kawasan transmigrasi di seluruh Indonesia yang juga memiliki potensi ekonomi di masing-masing daerahnya.

Hal ini diungkapkannya dalam pelepasan Tim Ekspedisi Patriot 2025 dari Universitas Padjajaran (Unpad), Jumat (22/8). Menteri Iftitah menjelaskan, diperlukan juga pemetaan potensi kawasan transmigrasi, agar sektor ekonomi yang dihasilkan berkontribusi signifikan.

"Cita-cita Bapak Presiden untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di atas 8 persen bukan isapan jempol. Beberapa provinsi sudah ada yang pertumbuhan ekonominya tinggi, seperti Sulawesi Tengah tahun ini 9,8 persen, pernah 16 persen," kata Menteri Iftitah di Unpad, Jatinangor, Sumedang.

Menteri Iftitah menyatakan, percepatan pertumbuhan ekonomi kawasan transmigrasi juga dapat dengan kolaborasi dengan dunia industri. Kerja sama industri tersebut juga harus menyerap tenaga kerja masyarakat lokal dan transmigran, agar ekonomi tumbuh dari bawah.

"Industrialisasi besar-besaran di luar pulau Jawa dengan transmigran sebagai pekerjanya. Kita utamakan masyarakat lokal menjadi transmigran, sehingga mereka juga bisa terserap oleh lapangan kerja," ucap dia.

Menteri Iftitah menambahkan, dampak negatif dari tidak ada kolaborasi kawasan transmigrasi dengan industri dapat meningkatkan angka kemiskinan. Hal ini harus dihindari, karena dapat memberikan ketidakpastian bagi masyarakat transmigran.

"Beberapa titik tingkat kemiskinannya naik, masyarakat lokal tidak terserap oleh industri, karena secara kapasitas kurang mumpuni. Kita ingin Transmigrasi Patriot membantu masyarakat lokal, agar nanti menyiapkan kapasitas mereka terserap oleh industri di kawasan setempat," ujar dia.

Adapun pilot proyek kawasan transmigrasi, diantaranya kawasan transmigrasi Melolo, Sumba Timur, NTB yang telah berkolaborasi dengan industri. Kawasan transmigrasi Melolo melakukan kerja sama perkebunan tebu yang menciptakan nilai tambah bagi transmigran dan pertumbuhan ekonomi nasional. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...

Teror Rakun 'Jahil' Bikin Warga Jepang Resah

16 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Teror Rakun 'Jahil' Bikin W...
Daerah
Preman Pelaku Pungli di Jal...

Final Ganda Putra Bulu Tangkis, Leo/Daniel Memaksa Set Ketiga

36 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Final Ganda Putra Bulu Tang...
Advertisement
Final Bertarung  Gagah Perkasa Jatuh Bangun, Leo/Daniel Persembahkan Medali Emas Ganda Putra Bulu Tangkis

Final Bertarung Gagah Perkasa Jatuh Bangun, Leo/Daniel Persembahkan Medali Emas Ganda Putra Bulu Tangkis

29 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.