Singapura Terapkan Standar Baru Penggunaan Peralatan Teknologi Informasi
📅 Jumat, 22 Agu 2025, 21:07 WIB | Oleh: Deri Henriawan
Doc: AFP
SINGAPURA - Singapura meluncurkan standar baru untuk membantu para operator dan pengguna pusat data menggunakan peralatan Teknologi Informasi (TI) yang hemat energi, dengan tujuan untuk memangkas konsumsi energi TI di pusat-pusat data setidaknya 30 persen.
Otoritas Pengembangan Media Infocomm (Infocomm Media Development Authority/IMDA) pada Jumat (22/8), mengumumkan standar tersebut, SS 715:2025: Efisiensi Energi Peralatan TI Pusat Data, yang memberikan panduan bagi pengguna dalam memilih peralatan TI yang memenuhi tolok ukur efisiensi energi internasional.
Standar ini juga mempromosikan praktik-praktik terbaik, seperti konsolidasi beban kerja dan virtualisasi guna meningkatkan pemanfaatan peralatan.
Standar itu juga menetapkan bahwa peralatan TI harus mampu beroperasi dengan aman pada suhu hingga 35 derajat Celsius.
Para pengguna pusat data juga dapat mengajukan permohonan hibah IMDA untuk memutakhirkan peralatan mereka agar sesuai dengan standar baru tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di sebuah pusat data pada umumnya, peralatan TI menyumbang sekitar 60 persen dari total konsumsi energi. Seiring meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), permintaan energi dari pusat data diperkirakan akan terus meningkat, ungkap IMDA. Ant/Xinhua
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!