Sesar Baribis Serang Bekasi, Sesar Lembang Bahayakan Bandung Raya
📅 Kamis, 21 Agu 2025, 18:11 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
JAKARTA – Jawa bagian barat setidaknya menghadapi dua sesar aktif yang bisa mengakibatkan gempa dahsyat. Keduanya adalah Sesar Baribis dan Sesar Lembang. Sesar Baribis baru saja, Rabu (20/8), gerakannya mengakibatkan gempa Bekasi.
Badan Geologi Kementerian ESDM mengungkapkan gempa berkekuatan magnitudo 4,7 M di sekitaran Bekasi, Karawang, Purwakarta Jawa Barat terasa juga di Jakarta, diakibatkan aktivitas Sesar Baribis. "Analisis parameter sumber gempa bumi menunjukkan bahwa gempa ini diakibatkan oleh sesar naik zona Sesar Baribis," kata Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Muhammad Wafid di Bandung.
Wafid menjelaskan, lokasi pusat gempa bumi yang terletak pada koordinat 6,52° LS – 107,25° BT di Tenggara Kabupaten Bekasi tersebut, berada di darat dengan morfologi wilayah terdekat didominasi oleh dataran, berombak, bergelombang, hingga pegunungan. Litologi penyusun wilayah ini terdiri atas batuan sedimen berumur Tersier, batuan gunung api berumur kuarter, serta endapan aluvium berumur Resen.
Batuan yang telah mengalami pelapukan dan/atau sedimen permukaan berpotensi memperkuat guncangan gempa bumi. "Secara umum, kekerasan batuan permukaan dipengaruhi oleh umur dan jenis batuan. Batuan yang berumur lebih muda atau yang telah mengalami pelapukan mempunyai kekerasan lebih rendah begitu juga sebaliknya," ujarnya.
Diinformasikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa bumi terjadi pada Rabu ini pukul 19:54:56 WIB dengan pusat gempa bumi terletak pada koordinat 6,52° LS – 107,25° BT, di sebelah tenggara Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dengan magnitudo M4,7 pada kedalaman 10 km.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sesar Lembang
Sebenarnya Sesar Lembang makin aktif. Pada hari Rabu (20/8) BMKG mencatat lima kali gempa bumi di Jawa Barat, yang dirasakan di Kabupaten Bandung Barat, Purwakarta, hingga Kabupaten Bekasi. Ini menunjukkan aktivitas Sesar Lembang.
Sesar Lembang terletak sekitar 10 km arah utara Kota Bandung membentang panjang 25 sampai 30 km, berarah barat-timur. Sesar melewati daerah Lembang dan memanjang hingga ke arah timur Kabupaten Bandung Barat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kalau ditanya cakupan Sesar Lembang sampai di mana, maka berdasar peta permukiman menunjukkan, zona Sesar Lembang mencakup lima kecamatan dan 42 desa. Tingkat bahaya akibat dampak patahan ini dibagi menjadi tiga kategori: rendah (hijau tua), sedang (kuning), dan tinggi (merah).
Daerah yang terdampak andai terjadi gempa Sesar Lembang adalah berdasarkan zona hijau tua, maka yang terdampak adalah kecamatan Bojongsoang, Baleendah, Ketapang, Pamengpeuk, dan Banjaran. Selanjutnya, Kecamatan Majalaya, Cileunyi, dan Rancaekek. Juga wilayah selatan dan timur Bandung Raya.
Kalau zona kuning akan berdampak ke Kecamatan yang berada di wilayah dengan jarak lebih dari 3 kilometer patahan. Zona paling berbahaya adalah zaona merah. Ini mencakup Padalarang, Ngamprah, Cisarua, Parongpong, Lembang, dan Cimenyan. Kemudian, Cilengkrang, Lengkong, Kiara Condong, Buahbatu, Regol, dan Arcamanik. Selanjutnya, Gedebage, Ujung Berung, dan Cibiru.
Adapun gempa yang terjadi akibat pergerakan Sesar Lembang dapat menyebabkan kerusakan dengan intensitas VII-VIII MMI. Ada goncangan yang sangat kuat dengan kerusakan sedang hingga berat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!