PAM Jaya dan ASKI Teken LoI Perkuat Layanan Air Bersih dan Air Limbah Jakarta
📅 Kamis, 21 Agu 2025, 10:30 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: Istimewa
JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui PAM Jaya memperkuat kerja sama internasional dengan Kantor Administrasi Air dan Saluran Pembuangan Ankara (ASKI) dalam layanan air bersih dan air limbah. Penandatanganan Letter of Intent (LoI) ini digelar di kantor pusat ASKI, menandai langkah strategis kedua kota dalam pertukaran pengetahuan dan kolaborasi teknis layanan air perkotaan.
Acara diawali dengan diskusi bilateral mengenai manajemen air perkotaan, kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan LoI sebagai landasan kerja sama yang profesional dan berkelanjutan. Kesepahaman ini fokus pada transfer teknologi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan penguatan tata kelola layanan air minum dan limbah yang modern serta efisien.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menegaskan bahwa kerja sama Jakarta–Ankara akan mempercepat pencapaian target cakupan 100 persen layanan air minum perpipaan.
“Kerja sama dengan ASKI akan mempercepat pipanisasi, meningkatkan efisiensi pengelolaan air, dan memperkuat kapasitas SDM agar setara standar internasional,” ujar Wagub Rano, Kamis (21/8).
Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin, menambahkan bahwa ASKI merupakan mitra strategis dengan pengalaman panjang dalam smart water management dan pengelolaan air limbah.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kolaborasi ini akan dijalankan secara profesional, transparan, dan akuntabel untuk menghadirkan layanan yang makin andal bagi warga,” kata Arief.
Sementara itu, General Manager ASKI, Memduh Aslan Akcay, menyambut baik kerja sama dengan PAM Jaya.
“Kami siap berbagi praktik terbaik, mulai dari deteksi kebocoran berbasis Internet of Things (IoT) hingga penguatan sistem pengolahan air limbah, serta belajar dari tantangan metropolitan seperti Jakarta,” ujar Memduh.
Sebaiknya Anda baca juga:
Setelah penandatanganan LoI, rombongan PAM Jaya melakukan kunjungan teknis ke Instalasi Pengolahan Air Limbah ASKI di Tatlar, fasilitas utama yang melayani distrik pusat Ankara. Kunjungan ini fokus pada efisiensi kapasitas, penguatan infrastruktur, dan peluang pemulihan sumber daya dari air limbah.
Agenda kemudian dilanjutkan ke ITC Integrated Solid Waste Management Systems di Ankara, yang mengelola limbah padat secara terpadu dengan pemanfaatan energi bersih dari sampah. Sistem ini mencakup pemilahan, landfill sanitari, hingga pembangkitan listrik berbasis gas landfill serta teknologi waste-to-energy berskala kota.
Wagub Rano menekankan pentingnya pertukaran keahlian untuk memperkuat transformasi layanan air di Jakarta.
“Pertukaran pengetahuan seperti ini penting agar Jakarta dapat mempercepat perluasan jaringan, mengurangi kehilangan air (non-revenue water), dan menata sistem air limbah secara lebih efektif, sambil memastikan keberlanjutan lingkungan dan tata kelola yang baik,” jelasnya.
Rangkaian kerja sama ini akan ditindaklanjuti melalui kajian teknis, program peningkatan kapasitas, serta pilot project berbasis teknologi cerdas di layanan air bersih dan limbah Jakarta. Langkah ini mendukung visi Jakarta sebagai kota global yang inklusif, tangguh, dan berdaya saing, sambil tetap menjaga keberlanjutan lingkungan.
Kolaborasi Jakarta–Ankara diharapkan menjadi model internasional dalam pengelolaan air perkotaan, menggabungkan praktik terbaik global dengan kebutuhan lokal. Melalui kerja sama ini, layanan air bersih dan limbah di Jakarta diproyeksikan lebih andal, efisien, dan ramah lingkungan, sekaligus memperkuat kapasitas institusi dan SDM di sektor publik.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!