Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Fenomena Aneh, Gunung Dempo Pagar Alam dalam Sepekan Terus Meninggi

📅 Rabu, 20 Agu 2025, 01:06 WIB | Oleh:
Fenomena Aneh, Gunung Dempo Pagar Alam dalam Sepekan Terus Meninggi Doc: ant
Ket. Gunung Dempo

PAGARALAM – Masyarakat Pagar Alam, Sumsel, mesti mencermati gerakan Gunung Dempo, terutama mereka yang tinggal tidak jauh dari gunung tersebut. Sebab dalam sepekan ini, tinggi Gunung Dempo, Pagar Alam, Sumatera Selatan (Sumsel) meninggi. Tren inflasi atau perubahan bentuk menjadi lebih tinggi/membesar dalam sepekan terakhir, dipantau Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Kepala Badan Geologi Muhammad Wafid di Jakarta, Selasa, mengatakan bahwa temuan inflasi tubuh Gunung Dempo sektor barat itu mengindikasikan masih adanya sumber tekanan signifikan dari kedalaman dangkal. “Pengamatan deformasi dengan metode GNSS dan tiltmeter menunjukkan tren inflasi tubuh gunung. Ini artinya tekanan dari kedalaman dangkal masih berlangsung,” katanya.

Ia menjelaskan fenomena tersebut terjadi bersamaan dengan erupsi Gunung Dempo pada hari Selasa (19/8) pagi tadi pukul 07.48 WIB. Gunung memuntahkan kolom erupsi setinggi 1.300 meter di atas puncak dengan warna putih tebal condong ke arah selatan.

Pengamatan pos pemantauan gunung api di Pagar Alam juga mencatat pada periode 1-18 Agustus sejumlah aktivitas kegempaan. Ini di antaranya 40 kali gempa hembusan, dua kali gempa terasa skala I - II MMI, 10 kali gempa tektonik jauh, dan getaran tremor menerus dengan amplitudo 0,5-10 mm, dominan 5 mm.

Badan Geologi memastikan tingkat aktivitas Gunung Dempo masih berada di Level II (waspada). Dengan begitu masyarakat, pendaki, maupun wisatawan, direkomendasikan untuk tidak mendekati Kawah Marapi Gunung Dempo dalam radius 1 kilometer. Juga jauhi sektor utara sejauh 2 kilometer dari bukaan kawah.

Wafid menekankan erupsi Gunung Dempo bersifat freatik yang dapat terjadi tiba-tiba tanpa didahului gejala vulkanik yang jelas. “Itu sebabnya kewaspadaan harus dijaga karena potensi lontaran material dan gas berbahaya tetap ada,” ujarnya. Badan Geologi akan terus melakukan pemantauan aktivitas, penilaian bahaya, serta sosialisasi kepada masyarakat.

Informasi perkembangan aktivitas Gunung Dempo dapat diakses melalui aplikasi badan geologi maupun langsung dari pos pemantauan gunung api di Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.