Mengenal Ikan Dewa: Misteri Ikan Keramat Kuningan, Konon Jelmaan Pertapa Sakti yang Tak Bisa Mati!
📅 Selasa, 19 Agu 2025, 09:43 WIB | Oleh: Alfina Febriyana
Doc: BPSDMKP KKP
JAKARTA - Di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, ada sebuah kisah yang bikin penasaran sekaligus merinding. Bukan sekadar legenda, tapi sebuah fenomena nyata yang disaksikan langsung, ribuan ikan keramat yang disebut Ikan Dewa.
Konon, ikan-ikan ini bukan ikan biasa, melainkan jelmaan seorang pertapa sakti bernama Ki Gede Padara yang tak bisa mati seperti manusia umumnya.
Tempat tinggal ribuan ikan dewa ini ada di Balong Cigugur, sebuah kolam alami dengan air jernih yang berasal dari mata air pegunungan.
Di sana, wisatawan bisa melihat ribuan ikan berukuran besar dengan warna beragam, hitam pekat, putih, abu-abu, hingga keemasan.
Saking keramatnya, ikan-ikan ini tidak pernah dimakan warga. Anehnya lagi, jumlahnya tak pernah bertambah atau berkurang, selalu sekitar 4.300 ekor.
Sebaiknya Anda baca juga:
Jika ada yang mati, konon akan ada “pengganti” yang lahir begitu saja.
Legenda Asal Usul Ikan Dewa
Cerita bermula dari Ki Gede Padara, seorang pertapa sakti yang di masa tuanya ingin meninggalkan dunia fana.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun karena kesaktiannya, ia tak bisa mati seperti manusia biasa. Arya Kemuning, penguasa Kuningan kala itu, kemudian mempertemukannya dengan Sunan Gunung Jati.
Sunan Gunung Jati meminta Ki Gede Padara bersyahadat agar bisa mati secara wajar.
Saat mencari air wudu, terjadilah mukjizat, dari tanah hutan belantara keluar air yang melimpah, membentuk kolam yang kini dikenal sebagai Balong Cigugur.
Sunan Gunung Jati lalu melempar daun-daun ke kolam itu, dan secara ajaib daun tersebut berubah menjadi ikan dewa.
Konon, salah satu ikan di sana adalah jelmaan langsung dari Ki Gede Padara.
Katanya, hanya orang beruntung yang bisa melihat wujud anehnya, ikan dengan kepala utuh tapi tubuh transparan hingga terlihat tulang-belulangnya. Mereka yang percaya, melihat ikan itu bisa membawa keberuntungan besar.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!