Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kabar Gembira! Honorer Ponorogo Bisa Diangkat PPPK Paruh Waktu

📅 Selasa, 19 Agu 2025, 21:35 WIB | Oleh:
Kabar Gembira! Honorer Ponorogo Bisa Diangkat PPPK Paruh Waktu Doc: Antara/HO - Prastyo
Ket. Kabid Perencanaan, Pengadaan, Pengolahan Data, dan Sistem Informasi ASN BKPSDM Ponorogo, Ahmad Zamroni.

PONOROGO - Ribuan tenaga honorer di Ponorogo berpeluang diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu tanpa perlu mengikuti tes ulang. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur menyebut jumlah honorer yang masuk pendataan mencapai 1.700 hingga 1.800 orang, dan kini menunggu arahan teknis dari pemerintah pusat.

Kabid Perencanaan, Pengadaan, Pengolahan Data, dan Sistem Informasi ASN BKPSDM Ponorogo Ahmad Zamroni, Selasa mengatakan, usulan ini mengacu pada surat resmi yang mereka terima terkait pendataan tenaga honorer

Saat ini, jumlah honorer yang masuk pendataan berkisar 1.700 hingga 1.800 orang.

Data tersebut dihimpun dari basis data Badan Kepegawaian Negara (BKN) serta honorer yang tidak lolos seleksi PPPK sebelumnya.

“BKPSDM diminta mendata honorer yang tidak mendapatkan formasi PPPK. Rencananya mereka akan diusulkan menjadi PPPK paruh waktu,” kata Zamroni di Ponorogo.

Usulan ini mengacu pada surat resmi yang diterima BKPSDM terkait pendataan tenaga honorer

Ia menambahkan angka tersebut masih bersifat dinamis karena proses verifikasi masih berlangsung.

Selain itu, jika usulan ini terealisasi, ribuan honorer tidak perlu mengikuti seleksi ulang.

Mereka langsung diangkat serta mendapatkan Nomor Induk Pegawai (NIP) paruh waktu.

"Soal skema gaji masih diformulasikan dan menyesuaikan kemampuan keuangan daerah," ujarnya.

Menurut Zamroni, mayoritas tenaga honorer yang terdata merupakan tenaga teknis, meskipun juga terdapat tenaga pendidik dan kesehatan.

“Harapan kami mekanisme PPPK paruh waktu ini dapat menjadi solusi bagi ribuan honorer. Namun untuk waktu pelaksanaan dan petunjuk teknisnya, kami masih menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah pusat,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Pementasan prembon pada Pesta Kesenian Bali

20 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pementasan prembon pada Pes...

Upaya pengembangan komoditas hortikultura

20 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Upaya pengembangan komodita...

Tradisi pembuatan bubur Asyura

20 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi pembuatan bubur Asyura

.Penindakan pakaian bekas impor ilegal

25 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
.Penindakan pakaian bekas i...
Nasional
Bakti kesehatan memperingat...

PT KAI: Pelanggan Kereta Imperial Naik 162,04 Persen

30 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI: Pelanggan Kereta Im...
Ekonomi
Ekspor mobil produksi dalam...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.