Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jumlah Pertandingan Sepak Bola Dipangkas pada SEA Games 2025, Karena Faktor Apa?

📅 Selasa, 02 Sep 2025, 19:27 WIB | Oleh:
Jumlah Pertandingan Sepak Bola Dipangkas pada SEA Games 2025, Karena Faktor Apa?  Doc: ANTARA/M Agung Rajasa
Ket. Pemain Timnas Indonesia U-22 Rizky Ridho (kiri) berebut bola dengan pemain Timnas Myanmar Thet Hein Soe (kedua kiri) saat pertandingan Grup A Sepak Bola SEA Games 2023 di National Olympic Stadium, Phnom Penh, Kamboja.

JAKARTA - Panitia penyelenggara SEA Games 2025 di Thailand memutuskan untuk mengurangi jumlah pertandingan cabang olahraga sepak bola, baik putra maupun putri, dengan tujuan menjaga kebugaran atlet sekaligus meminimalkan risiko cedera.

Keputusan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Otoritas Olahraga Thailand (SAT) bidang Keunggulan Olahraga dan Ilmu Keolahragaan, Preecha Laloon, yang juga anggota dewan sekaligus asisten sekretaris panitia penyelenggara SEA Games ke-33.

Seperti dilansir laman resmi SEA Games 2025, Selasa (2/9), perubahan ini akan membuat kompetisi lebih intens sekaligus mengurangi kelelahan pemain. Dengan jumlah pertandingan yang lebih sedikit, setiap tim harus lebih fokus dan maksimal di setiap laga.

Format baru itu diterapkan pada babak penyisihan, yang akan dibagi ke dalam tiga grup dengan jumlah peserta tiga hingga empat tim per grup. Seluruh tim akan bermain dengan sistem setengah kompetisi. Juara masing-masing grup otomatis lolos ke semifinal, ditambah satu tim runner-up terbaik.

Dengan format tersebut, setiap tim hanya akan menjalani empat hingga lima pertandingan sepanjang turnamen.

Jumlah itu berkurang dari format sebelumnya yang memungkinkan tim bertanding enam hingga tujuh kali dalam periode sepuluh hari.

Preecha menambahkan, selain menjaga kondisi fisik atlet, perubahan ini juga diharapkan membuat persaingan lebih seru dan menarik.

“Fokus utama kami adalah kualitas pertandingan, sekaligus mengurangi risiko cedera karena padatnya jadwal SEA Games,” katanya.

Meski demikian, ia menegaskan jadwal resmi pertandingan sepak bola SEA Games 2025 belum final.

Jadwal yang beredar di media sosial masih berupa rancangan yang perlu disesuaikan dengan kebutuhan siaran langsung dan penjadwalan cabang olahraga lain.

“Sepak bola adalah salah satu cabang yang disiarkan langsung, sehingga kami masih menyesuaikan agar tidak terjadi tumpang tindih dengan cabang unggulan lain. Jadwal resmi akan segera diumumkan,” ujar Preecha menegaskan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.