Samsung Siapkan Kacamata Pintar AI Mandiri untuk Rilis 2026, Tantang Google dan Apple
📅 Jumat, 15 Agu 2025, 18:45 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: BGR
JAKARTA – Samsung dilaporkan tengah menyiapkan langkah besar di pasar perangkat pintar dengan mengembangkan kacamata pintar AI mandiri yang rencananya akan diluncurkan pada akhir 2026. Perangkat ini berbeda dari produk kolaborasi Samsung dan Google karena tidak akan memiliki layar terintegrasi, melainkan berfungsi layaknya kacamata pintar Ray-Ban Meta dengan kamera, mikrofon, dan speaker untuk interaksi berbasis kecerdasan buatan.
Sumber dari media Korea SEDaily menyebutkan bahwa kacamata pintar ini akan menjadi upaya Samsung memposisikan diri di era pasca-ponsel pintar. Perusahaan menilai perangkat wearable seperti kacamata pintar dapat menjadi tren besar berikutnya dalam industri teknologi, seiring meningkatnya investasi global pada AI.
Berbeda dengan kacamata pintar hasil kolaborasi Samsung dan Google yang akan hadir akhir 2025, versi mandiri ini tidak akan menawarkan fitur augmented reality (AR) canggih. Ketiadaan layar membuat perangkat ini lebih fokus pada fungsi AI generatif yang mampu memahami gambar, video, suara, dan teks untuk memberikan bantuan langsung kepada pengguna.
Meski tidak memiliki layar, Samsung menilai perangkat ini tetap memiliki nilai jual tinggi. Dengan memanfaatkan platform AI generatif seperti ChatGPT, Gemini, dan Meta AI, kacamata ini diharapkan mampu memberikan pengalaman komputasi cerdas secara instan. AI pada perangkat ini kemungkinan akan terhubung dengan ponsel pintar terdekat untuk memproses perintah.
Platform Android XR milik Google, yang juga dibangun di atas teknologi AI, menjadi basis untuk kacamata Google-Samsung dan headset Project Moohan. Namun, untuk kacamata pintar AI mandiri ini, Samsung disebut ingin membangun pasar sendiri tanpa sepenuhnya bergantung pada Google.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut laporan tersebut, Samsung memproyeksikan pertumbuhan besar pada pasar kacamata pintar di tahun-tahun mendatang. Data dari Fortune Business Insights memperkirakan sektor ini akan berkembang dari 253 juta dolar AS menjadi 1,6 miliar dolar AS pada tahun 2032. Dengan masuk lebih awal, Samsung berpeluang merebut pangsa pasar yang signifikan.
Persaingan di pasar kacamata pintar diperkirakan akan semakin ketat. Selain Samsung, Apple juga dilaporkan tengah mengembangkan kacamata pintar AI dan AR yang berpotensi menggantikan iPhone di masa depan. Raksasa teknologi lain seperti Meta dan OpenAI juga menyiapkan produk serupa untuk diluncurkan dalam waktu dekat.
OpenAI, misalnya, diprediksi akan merilis perangkat keras ChatGPT pertamanya pada akhir tahun depan. Perangkat ini bukan ponsel atau kacamata, tetapi dirancang untuk memberikan pengalaman AI multimodal yang mirip dengan kacamata Ray-Ban Meta AI. Sementara itu, Meta AI telah memperluas jangkauan produknya dengan meluncurkan kacamata AI bermerek Oakley.
Sebaiknya Anda baca juga:
Samsung sendiri telah menunjukkan komitmennya pada AI melalui peluncuran platform Galaxy AI pada awal 2024. Seri Galaxy S24 menjadi perangkat pertama yang menjalankan teknologi ini, menandai langkah awal perusahaan dalam mengintegrasikan AI pada ekosistem produknya.
Peluncuran kacamata pintar AI mandiri di tahun 2026 dinilai sebagai strategi jangka panjang Samsung untuk tetap relevan di industri teknologi yang bergerak menuju komputasi wearable. Perangkat ini tidak hanya menjadi pelengkap ponsel pintar, tetapi juga bagian dari visi masa depan Samsung dalam menghadirkan pengalaman komputasi yang lebih personal, instan, dan terintegrasi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!