Warga pedalaman Lebak tumbuhkan ekonomi desa usai bangun jalan
📅 Rabu, 07 Mei 2025, 17:30 WIB | Oleh: Sujar
Doc: ANTARA/Mansyu
Lebak -- Masyarakat pedalaman Kabupaten Lebak, Provinsi Banten dapat menumbuhkan perekonomian desa usai pembangunan jalan berhotmix yang menghubungkan antarkecamatan di daerah itu.
"Kami menerima laporan sekarang pendapatan ekonomi masyarakat di sembilan desa itu relatif baik dan sejahtera," kata Camat Cigemblong Kabupaten Lebak Sardi saat dihubungi di Rangkasbitung, Lebak, Rabu.
Cigemblong kondisi geografis berupa pegunungan dan perbukitan di pedalaman Kabupaten Lebak, sejak dua tahun terakhir pendapatan ekonomi masyarakat semakin baik.
Perputaran uang di sembilan desa di Kecamatan Cigemblong yang mengandalkan ekonomi dari kerajinan gula aren, perkebunan tanaman keras dan pertanian palawija serta hortikultura diperkirakan miliaran rupiah per bulan.
Untuk gula aren saja, kata dia, rata-rata produksi sekitar 40 ton/bulan dan ditampung pengusaha lokal dengan harga Rp50 ribu per kilogram, sehingga menghasilkan pendapatan ekonomi Rp2 miliar/bulan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami mengapresiasi pendapatan sebesar itu sehingga mampu meminimalisasi kemiskinan juga di sini sudah tidak ada lagi desa lokus stunting atau kekerdilan yang dialami anak -anak," katanya.
Menurut dia, masyarakat Cigemblong sekitar 3.000 kepala keluarga (KK) lebih dipastikan perekonomian mereka relatif baik.
Kegiatan ekonomi dilakukan selama 24 jam setelah ruas jalan berhasil menghubungkan antarkecamatan Cigemblong - Cirinten - Sobang - Cijaku - Cimandiri Laut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ruas jalan yang menghubungkan antarkecamatan itu panjangnya hingga puluhan kilometer.
"Kami berharap kedepannya masyarakat di sembilan desa itu terus mengejar kemajuan, sehingga anak - anak muda sudah tidak lagi urbanisasi ke luar daerah," katanya.
Amin (45) warga Desa Cikaratuan Kecamatan Cigemblong Kabupaten Lebak mengaku, dirinya merasa lega setelah ruas jalan di wilayah itu dibangun hotmix sehingga berdampak terhadap kelancaran lalulintas.
Bahkan, dirinya bisa meraup keuntungan besar hingga Rp1,5 juta per pekan, karena biaya transportasi relatif murah dibandingkan saat kondisi jalan rusak.
"Kami pasarkan produk gula aren ke Malingping hingga mencapai 250 kilogram per pekan" katanya.
Sementara itu, Bupati Lebak Mochamad Hasbi Asyidiki mengatakan, pemerintah daerah akan memfokuskan pembangunan jalan secara bertahap guna meningkatkan pendapatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!