Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menkeu AS: Tim Perdagangan AS dan Tiongkok akan Kembali Bahas Tarif

📅 Kamis, 14 Agu 2025, 01:00 WIB | Oleh:
Menkeu AS: Tim Perdagangan AS dan Tiongkok akan Kembali Bahas Tarif Doc: AFPSAUL LOEB
Ket. Menteri Keuangan AS Scott Bessent.

WASHINGTON DC - Menteri Keuangan Amerika Serikat, Scott Bessent, pada Selasa (12/8), mengatakan, pejabat perdagangan AS akan bertemu lagi dengan mitra mereka dari Tiongkok dalam dua atau tiga bulan ke depan untuk membahas masa depan hubungan ekonomi antara kedua negara.

Komentar tersebut muncul sehari setelah mitra dagang memperpanjang gencatan senjata tarif selama 90 hari lagi, menghindari bea masuk tiga digit atas barang satu sama lain.

Dalam wawancara di Fox Business Network,  Bessent juga mengatakan Presiden Xi Jinping telah mengundang Presiden AS, Donald Trump berkunjung ke Tiongkok tetapi pertemuan itu belum dijadwalkan.

"Belum ada tanggalnya," kata Bessent. "Presiden belum menyetujuinya."

Pada awal Agustus lalu, Trump mengatakan bahwa AS dan Tiongkok sudah sangat dekat untuk mencapai kesepakatan perdagangan, dan bahwa ia akan bertemu dengan Xi sebelum akhir tahun jika kesepakatan tercapai.

Bessent juga mengatakan di Fox Business bahwa AS perlu melihat "berbulan-bulan, jika tidak beberapa kuartal, jika tidak satu tahun" kemajuan dalam aliran fentanil sebelum mempertimbangkan pengurangan tarif terhadap Tiongkok.

Washington menuduh Beijing gagal mengekang aliran bahan kimia prekursor untuk fentanil, penyebab utama kematian akibat overdosis di AS. Beijing membela catatan pengendalian narkobanya dan menuduh Washington menggunakan fentanil untuk "memeras" Tiongkok.

Trump memberlakukan tarif 20 persen atas impor Tiongkok terkait masalah ini pada bulan Februari, dan tarif tersebut tetap berlaku meskipun gencatan senjata perdagangan yang rapuh dicapai oleh kedua belah pihak di Jenewa pada bulan Mei. Tarif dasar tambahan sebesar 10 persen juga telah diberlakukan atas impor Tiongkok.

Sementara itu, Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi kemungkinan akan bertemu Presiden Trump dalam kunjungannya ke AS untuk menghadiri pertemuan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNGA) di New York bulan depan, demikian dilaporkan surat kabar lokal Indian Express pada Rabu (13/8).

Menurut surat kabar tersebut, persiapan sedang dilakukan untuk menjadwalkan kunjungan Modi ke AS pada pekan terakhir bulan September.

"Tujuan utamanya adalah untuk menyelesaikan isu-isu perdagangan dan mencapai kesepakatan mengenai tarif," tulis surat kabar itu.

Penjualan Cip

Pemerintah AS sedang mempertimbangkan kebijakan baru yang menuntut perusahaan teknologi Nvidia membayar komisi sebesar 15 persen dari total penjualan cip kecerdasan buatan (AI) ke pasar Tiongkok. Langkah ini dilihat sebagai upaya baru untuk mengontrol aliran teknologi canggih yang dapat memperkuat kapabilitas militer dan AI Tiongkok.

Komisi yang diusulkan tersebut dapat berfungsi sebagai pajak tidak langsung yang memungkinkan pemerintah AS memonitor dan mengatur lebih ketat ekspor cip AI, yang dianggap strategis.

CEO Nvidia Jensen Huang diwartakan mencapai kesepakatan dengan Presiden Donald Trump beberapa hari sebelum Departemen Perdagangan AS memberikan izin kepada kedua perusahaan tersebut untuk menjual cip AI ke Tiongkok.​​​​​​​

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.