Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Batam Imbau Nelayan Waspada Buaya Lepas di Perairan

📅 Rabu, 15 Jan 2025, 16:15 WIB | Oleh:
Batam Imbau Nelayan Waspada Buaya Lepas di Perairan Doc: ANTARA/HO-Istimewa
Ket. Buaya yang berhasil ditangkap oleh masyarakat pesisir di Pulau Geranting, Kelurahan Pulau Terung di Batam, Kepri.

BATAM - Kepala Dinas Perikanan Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Yudi Admajianto, mengimbau para nelayan waspada terhadap buaya yang lepas dari penangkaran di Pulau Bulan.

Kejadian ini menjadi perhatian serius karena berpotensi mengancam keselamatan warga, terutama di kawasan pesisir dan perairan sekitar, yang sedang beraktivitas di laut.

“Imbauan ini kami sampaikan agar nelayan lebih berhati-hati dan waspada. Tadi pagi kami mendapat informasi dari warga keberadaan buaya sudah ditemukan di sekitar Pulau Geranting, Kelurahan Pulau Terung, yang jauh dari Pulau Bulan,” ujarnya saat dihubungi di Batam, Rabu.

Yudi juga mengatakan bahwa warga pulau tersebut berhasil menangkap satu buaya dari tiga yang terlihat di perairan tersebut.

Dinas Perikanan Batam mengingatkan para nelayan, terutama yang berada di Pulau Geranting dan sekitarnya, untuk tetap waspada saat beraktivitas di laut.

“Bagi nelayan, kami sarankan untuk menghindari area perairan yang berpotensi menjadi lokasi keberadaan buaya. Pastikan selalu melapor jika melihat tanda-tanda kehadiran buaya,” ujarnya.

Sebelumnya, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau membentuk tim melibatkan personel dari Polsek Bulang dan TNI melakukan patroli untuk mengevakuasi sejumlah buaya penangkaran di Pulau Bulan, Kota Batam, yang lepas akibat banjir.

"Kami sudah membentuk tim gabungan untuk patroli sejak Senin (13/1) dan bersyukur sudah kami dapatkan tiga ekor buaya dari lima ekor yang lepas," kata Kepala Seksi Wilayah II Batam BBKSDA Riau Tommy Steven Sinambela saat dihubungi ANTARA, Selasa.

Dia menyebut hingga malam ini tim gabungan masih berpatroli untuk mengevakuasi sisa buaya yang lepas dari penangkaran. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

30 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

43 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.