Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PBB: Kelaparan dan Malanutrisi di Gaza Telah Capai Tingkat Tertinggi

📅 Rabu, 13 Agu 2025, 21:30 WIB | Oleh:
PBB: Kelaparan dan Malanutrisi di Gaza Telah Capai Tingkat Tertinggi Doc: AFP
Ket. Anak-anak Palestina membawa peralatan dapur saat berjalan menuju titik distribusi makanan di Khan Yunis, Jalur Gaza, Palestina. Otoritas kesehatan di Gaza melaporkan lima orang tewas dalam 24 jam terakhir akibat malanutrisi dan kelaparan.

NEW YORK - Otoritas kesehatan di Gaza melaporkan lima orang tewas dalam 24 jam terakhir akibat malanutrisi dan kelaparan, menjadikan jumlah total kematian akibat malanutrisi mencapai 227 orang, demikian disampaikan Juru Bicara (Jubir) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Selasa (12/8).

Jubir Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB Stephane Dujarric mengatakan dalam taklimat pers harian bahwa kematian akibat malanutrisi mencakup 103 anak sejak Oktober 2023. Sementara, Program Pangan Dunia (WFP) memperingatkan kelaparan dan malanutrisi di Gaza telah mencapai tingkat tertinggi sejak konflik dimulai pada bulan yang sama.

Dalam konteks tersebut, pasokan bantuan kemanusiaan yang masuk ke Gaza masih jauh di bawah batas minimum yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, ujarnya, seraya menambahkan bahwa "pergerakan bantuan kemanusiaan masih menghadapi penundaan yang signifikan dan hambatan lain yang menghalangi PBB untuk menyalurkan bantuan dalam skala yang dibutuhkan".

Pada Senin (11/8), PBB mengajukan permintaan untuk berkoordinasi dengan otoritas Israel terkait 16 misi, termasuk pengumpulan makanan, pasokan medis, dan bahan bakar. Namun, kata Dujarric, hanya empat misi yang difasilitasi, dan tiga misi lainnya ditolak. Empat misi sempat terhambat, tetapi akhirnya berhasil diselesaikan sepenuhnya.

Ia mengungkapkan dari lima misi yang tersisa, dua di antaranya dibatalkan oleh organisasi masing-masing, dua lainnya mengalami hambatan dan tidak dapat diselesaikan. Sementara, satu misi lainnya juga terhambat tetapi masih diupayakan.

"Upaya-upaya untuk mengoordinasikan pergerakan bantuan kemanusiaan kerap memakan waktu selama berjam-jam akibat perizinan yang tidak terprediksi dari otoritas Israel, sehingga menyia-nyiakan waktu yang berharga," tuturnya. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Megapolitan
LRT Jabodebek Targetkan 30 ...
Olahraga
Marc Marquez Menangi MotoGP...
Advertisement
Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.