Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mahasiswa USK Aceh Kembangkan Membran Antibakterial dari Daun Mimba

📅 Rabu, 13 Agu 2025, 17:59 WIB | Oleh:
Mahasiswa USK Aceh Kembangkan Membran Antibakterial dari Daun Mimba Doc: ANTARA/HO-Tim PKM Teknik Kimia USK
Ket. Salah seorang mahasiswa Tim PKM Teknik Kimia USK Banda Aceh melakukan uji laboratorium terhadap riset membran antibakterial ramah lingkungan dari daun mimba di Banda Aceh, Selasa (12/8).

BANDA ACEH - Mahasiswa Teknik Kimia Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) mengembangkan membran antibakterial ramah lingkungan berbahan dasar daun mimba untuk mengatasi limbah antibiotik.

"Saat ini, tim sedang menuntaskan tahap pengujian kinerja membran di Laboratorium Teknik Kimia USK," kata Ketua Kelompok PKM Jurusan Teknik Kimia USK Banda Aceh Haziqia Aulia Putri di Banda Aceh, Rabu (13/8).

Tim PKM dari Jurusan Teknik Kimia ini terdiri atas tiga orang yang diketuai oleh Haziqia Aulia Putri, dan dua rekan lainnya sebagai anggota yakni A.R Yana Sunarti dan Sheila Rizkia Azzahra.

Saat ini, mereka sedang mengembangkan membran Poliviniliden fluorida (PVDF) yang dimodifikasi dengan graphene oxide dan ekstrak daun mimba (Azadirachta indica), sebagai solusi inovatif membantu menekan pencemaran limbah antibiotik yang semakin memprihatinkan.

Ia mengatakan dalam pengembangan ini, mereka memadukan teknologi modern dengan potensi bahan alam untuk menghasilkan membran filtrasi yang lebih efektif sekaligus ramah lingkungan.

“Selain lebih efektif, kami ingin teknologi ini tetap ramah lingkungan dengan memanfaatkan bahan alami yang mudah diperoleh, seperti daun mimba,” ujarnya.

Ia mengatakan daun mimba sudah lama dikenal mempunyai sifat antibakterial alami.

Oleh karena itu, mereka menggabungkan keunggulan ini dengan material modern, seperti graphene oxide.

"Langkah ini dilakukan supaya daya saring membran jadi lebih maksimal tanpa meninggalkan prinsip keberlanjutan,” katanya.

Dirinya menjelaskan sisa antibiotik di perairan bukan permasalahan biasa, karena limbah ini kerap terbuang tanpa pengolahan memadai, dan bisa memicu resistensi bakteri, serta mengancam ekosistem air.

Oleh karena itu, inovasi membran ini diharapkan menjadi salah satu jawaban untuk meningkatkan kualitas air melalui teknologi penyisihan limbah yang praktis dan mudah diterapkan di instalasi pengolahan air industri maupun rumah tangga.

Ia menyatakan optimistis hasil penelitian yang sedang dalam tahapan pengujian ini bisa membuka peluang riset lanjutan dan kolaborasi yang lebih luas ke depannya.

Terkait riset ini, mereka juga aktif membagikan update proses uji coba, dan berbagai informasi seputar teknologi membran melalui akun Instagram resmi @goxmimba.membran.

Melalui riset ini, kata dia, mereka ingin membuktikan bahwa inovasi ini bisa menjadi langkah kecil serta kontribusi mahasiswa dalam menjaga lingkungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.