TNI AD Gerak Cepat! 5 Sumur Bor di Garut Diresmikan, Target 1.000 Titik Air Bersih untuk Warga
📅 Selasa, 12 Agu 2025, 17:30 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/Feri Purnama
GARUT - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) meresmikan lima titik sumur bor di Kecamatan Banyuresmi, Garut, Jawa Barat, Selasa (12/8). Program ini menjadi bagian dari target 1.000 titik air bersih di seluruh Indonesia pada 2025 untuk membantu daerah yang kesulitan mendapatkan pasokan air.
"Hari ini kita sudah menyelesaikan lima titik air, semoga bisa dimanfaatkan masyarakat dengan baik," kata Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak pada kunjungan kerja di Banyuresmi, Kabupaten Garut, Selasa.
Ia menuturkan TNI AD memiliki banyak program yang tujuannya untuk membantu masyarakat seperti menjaga ketersediaan air dengan dibuatkan sumur bor, kemudian Pembangkit Tenaga Listrik Mikro Hidro (PLTMH).
Program lainnya, lanjut dia, yakni tentang sanitasi, perairan untuk kebutuhan areal pertanian, dan kegiatan bersih-bersih danau seperti yang digelar di Situ Bagendit, Kabupaten Garut membersihkan tanaman eceng gondok.
"Program-program kami sudah banyak berjalan di seluruh Indonesia," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Salah satunya, kata dia, program TNI dilaksanakan di Jawa Barat yang mendapatkan respons baik dengan langsung dilakukan komitmen bersama gubernur dan wali kota maupun bupatinya yang siap membantu menyejahterakan masyarakat.
"Kami sudah membuat komitmen gubernur dengan wali kota, dan bupati sudah duduk bersama dengan Angkatan Darat untuk membuat program, untuk membantu kesejahteraan masyarakat," katanya.
Ia menyebutkan seperti program bantuan fasilitas air bersih sudah mulai dilaksanakan di Kabupaten Garut sebanyak lima titik yang diharapkan dapat membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Sebaiknya Anda baca juga:
Program fasilitas air itu, kata dia, TNI AD menargetkan akan membuat 1.000 titik pengeboran air di seluruh daerah Indonesia tahun 2025 dengan sasaran daerah yang kesulitan ketersediaan air bersih.
"Kita akan melakukan pengeboran 1.000 titik, mudah-mudahan tahun ini sudah selesai," katanya.
Ia menegaskan masyarakat tidak boleh mengalami persoalan kesulitan mendapatkan air bersih, pemerintah maupun TNI akan berupaya membangun fasilitas kebutuhan pokok tersebut.
Alasan harus menjaga ketersediaan air di masyarakat, kata dia, karena persoalan tidak ada air menjadi pemicu munculnya masalah lain seperti penyakit, kemiskinan, termasuk juga kriminal.
"Karena ini lah penyebab semua, awalnya dari air, dari mulai air bersih, menjadi penyebab stunting, dan itu umumnya jadi miskin, dan berpengaruh pada kriminal, mudah-mudahan ini bisa segera," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!