Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Megawati Tantang Prabowo, Desak Hapus Buzzer yang Pecah Belah Bangsa

📅 Selasa, 12 Agu 2025, 12:23 WIB | Oleh:
Megawati Tantang Prabowo, Desak Hapus Buzzer yang Pecah Belah Bangsa Doc: Istimewa
Ket. Ketua BPIP Megawati Sukarnoputri

JAKARTA - Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Megawati Sukarnoputri, kembali menggebrak panggung politik nasional. Kali ini, Presiden ke-5 RI itu secara terbuka mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk menyingkirkan buzzer yang dinilainya hanya memperkeruh suasana dan memecah belah rakyat.

Pernyataan tegas ini disampaikan Megawati dalam acara Serambi Pancasila sekaligus peluncuran buku di Gedung Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Senin (11/8/2025). Ia menegaskan, kritik seharusnya disampaikan secara langsung dan terbuka, bukan melalui sindiran atau omongan di belakang.

“Makanya, coba kalian pulang nanti jangan ngedumel. Kalau tidak suka sama saya, berdiri saja bilang, ‘Bu, saya tidak setuju’. Saya terima, tapi mari kita berargumentasi dengan benar. Saya tidak mau lagi yang seperti itu,” tegas Megawati.

Tak berhenti di situ, ia mengungkap bahwa dirinya telah mengutus seseorang secara khusus untuk menyampaikan pesan ini langsung kepada Presiden Prabowo. Menurutnya, keberadaan buzzer sama sekali tidak membawa manfaat, bahkan justru menebar fitnah dan kebencian.

“Saya sudah bilang melalui seseorang, supaya Pak Prabowo membuang itu buzzer-buzzer yang hanya membuat perpecahan di antara kita sendiri. Belum tentu faktanya benar,” ujarnya lantang.

Dengan nada menantang, Megawati juga menegaskan bahwa ia tidak gentar menghadapi serangan atau tuduhan yang datang dari kelompok buzzer. “Silakan itu dimasukan. Saya ingin tahu, saya tidak takut, karena ini adalah kebenaran yang hakiki,” tambahnya.

Megawati bahkan mengaku heran, siapa sebenarnya orang-orang di balik akun buzzer ini. Ia meyakini mereka hanya bekerja demi bayaran, tanpa memikirkan dampak buruk bagi persatuan bangsa.

“Kenapa? Padahal buzzer itu hanya juga dengan uang. Kalian itu siapa? Kalau kalian yang dibuat seperti itu, lalu bagaimana?” sindirnya tajam.

Pernyataan Megawati ini sontak memantik reaksi publik. Pasalnya, fenomena buzzer politik telah lama menjadi sorotan, terutama menjelang dan sesudah pemilu, di mana opini publik kerap dibentuk melalui narasi yang masif di media sosial.

Dengan seruannya ini, Megawati tidak hanya mengkritik keras praktik buzzer, tetapi juga melempar tantangan terbuka kepada Presiden Prabowo untuk bertindak tegas demi menjaga persatuan dan nilai luhur Pancasila.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

41 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

59 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...
Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...
Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...
Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.