Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wali Kota Dorong Bandara Husein Kembali Jadi Gerbang Internasional Kota Bandung

📅 Senin, 11 Agu 2025, 18:14 WIB | Oleh:
Wali Kota Dorong Bandara Husein Kembali Jadi Gerbang Internasional Kota Bandung Doc: Humas Kota Bandung

BANDUNG - Wali Kota Muhammad Farhan berharap Bandara Husein Sastranegara kembali menjadi pintu gerbang internasional Kota Bandung.

Hal tersebut ia sampaikan dalam seminar nasional Menggali Nilai-Nilai Kedirgantaraan Kota Bandung di Auditorium BJ. Habibie, PT Dirgantara Indonesia (PTDI), Senin (11/8).

Wali Kota Farhan menilai keberadaan bandara internasional akan memperkuat ekosistem industri dirgantara sekaligus sektor pariwisata Bandung.

Ia mengingatkan, pada tahun 2019 sebelum pandemi, jumlah penumpang di Bandara Husein mencapai 3,8 juta orang per tahun, dengan 1 juta penumpang berasal dari Malaysia dan Singapura.

“Hal itu harus diulang, karena memberi darah bagi wilayah ini sebagai Transit Oriented Development (TOD). Presiden Prabowo sudah menegaskan, perkembangan ekonomi nasional harus punya akses langsung ke bandara,” ujar dia.

Menurut Wali Kota Farhan, fungsi awal Bandara Husein bukan hanya untuk penerbangan komersial, tetapi juga untuk air power dan pengembangan industri.

“Setelah krisis moneter, fungsi industri agak diabaikan. Padahal ini aset strategis,” kata dia. “Sebelum pesawat mendarat, yang terlihat penumpang adalah atap PTDI. Kita harus pastikan itu menjadi pemandangan yang membanggakan, bukan kuburan,” imbuh dia.

Wali Kota Farhan juga mengaitkan rencana pengaktifan bandara dengan armada pesawat buatan PTDI seperti N219 untuk rute pendek Bandung–Tasikmalaya, Bandung–Pangandaran, atau Bandung–Cirebon.

“Pesawat kecil ini akan memberi efisiensi dan nilai sosial yang besar. Saya bermimpi perjalanan dinas jadi jauh lebih efektif,” ungkap dia.

Ia menambahkan, revitalisasi Bandara Husein harus terintegrasi dengan strategi pengembangan SDM dan teknologi.

“Kita ingin orang datang ke Bandung bukan hanya untuk membeli pesawat, tapi juga memahami industri dirgantara yang kita miliki,” tutur dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
  • Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia
    Preview komentar:
    Terima kasih atas liputan yang mendalam ini; sangat ...
  • Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo, dan BP Alami Penyesuaian
    Preview komentar:
    Bukannya Vivo & BP 92 udah 16.130 dari ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Megapolitan
Berlatih menari balet di Ga...
Daerah
Gunung Anak Krakatau Erupsi...
Daerah
Tradisi Grobyak Ikan Sumber...

Rupiah Masih Rentan - 24 Agustus 2026

5 jam yang lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 24 Ag...
Ekonomi
IHSG Menghijau! Awal Perdag...

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

5 jam yang lalu | Marcellus Widiarto

Ekonomi
Kabar Baik! Rupiah Menguat ...

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

5 jam yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Jumlah rumah rusak akibat g...
Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.