Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hujatan Film Animasi Merah Putih: One For All, Habiskan Rp6,7 Miliar untuk Ramaikan HUT RI 80, Diduga Pakai Aset Murah Impor!

📅 Senin, 11 Agu 2025, 09:17 WIB | Oleh:
Hujatan Film Animasi Merah Putih: One For All, Habiskan Rp6,7 Miliar untuk Ramaikan HUT RI 80, Diduga Pakai Aset Murah Impor! Doc: Perfiki Kreasindo
Ket. Tangkapan layar film animasi Merah Putih: One For All

JAKARTA - Film animasi Merah Putih: One For All yang digadang-gadang sebagai sajian istimewa menyambut HUT ke 80 RI justru jadi sorotan panas warganet. 

Bukannya menuai pujian, trailer resmi yang dirilis malah banjir kritik karena kualitas grafisnya dinilai seadanya untuk ukuran film layar lebar.

Linimasa media sosial X (Twitter) pun penuh sindiran pedas. Banyak yang menilai animasinya terlihat seperti belum rampung namun tetap dipaksakan rilis. 

“Selesai nggak selesai, dikumpulkan,” tulis salah satu netizen, memicu gelombang komentar serupa.

Tak pelak, film ini langsung dibandingkan dengan kesuksesan Jumbo, animasi lokal yang memecahkan rekor penonton dan dipuji kualitasnya. 

Warganet menyebut perbedaan kualitas Merah Putih: One For All dan Jumbo bak langit dan bumi. 

Isu semakin panas ketika beredar dugaan penggunaan aset animasi stok dalam film ini. YouTuber Yono Jambul mengklaim beberapa adegan menggunakan aset yang dibeli dari Daz3D, termasuk Street of Mumbai. 

Bahkan, aset karakter dan latar disebut dibeli seharga belasan dolar AS saja.

Hal ini memicu pertanyaan besar mengingat sang produser, Toto Soegriwo, mengungkap anggaran produksi mencapai Rp 6,7 miliar, sementara pengerjaan film hanya memakan waktu kurang dari sebulan. 

Perbandingan pun mencuat, satu episode anime populer seperti One Piece atau Demon Slayer menghabiskan biaya sekitar Rp 1,8 miliar dengan kualitas jauh di atas film ini.

Kritik juga diarahkan pada kemiripan desain karakter dengan aset di Reallusion Content Store, karya desainer luar negeri seperti Junaid Miran dan Chihuahua Studios. 

Harga per aset hanya sekitar Rp700 ribuan. Fakta ini membuat warganet geram, menganggap film nasionalis ini justru bergantung pada aset impor murah. Bahkan, kanal YouTube Junaid Miran ikut diserbu komentar netizen Indonesia.

Di tengah badai kritik, Toto Soegriwo memilih merespons santai melalui Instagram. 

"Senyumin aja. Komentator lebih pandai dari pemain. Banyak yang ambil manfaat juga kan? Postingan kalian jadi viral," kata Toto Soegriwo. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.