Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kualitas Pengelolaan Kebun Binatang Surabaya Diapresiasi Menteri LH

📅 Kamis, 08 Mei 2025, 20:19 WIB | Oleh:
Kualitas Pengelolaan Kebun Binatang Surabaya Diapresiasi Menteri LH Doc: ANTARA/HO-Kominfo Jatim
Ket. Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq saat berkunjung ke Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) Kebun Binatang Surabaya (KBS), pada Rabu (7/5).

SURABAYA, JAWA TIMUR - Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengapresiasi Kebun Binatang Surabaya (KBS) yang telah menunjukkan kualitas baik pengelolaan satwa, terutama dari sisi kesehatan dan kebersihan lingkungan kandang.

"Saya sudah melihat sekilas dari penanganan pengelolaan satwa-satwa yang ada di Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) KBS secara umum dalam kondisi sehat dan baik-baik saja," katanya dalam keterangan di Surabaya, Kamis (8/5).

Ia mengunjungi KBS pada Rabu (7/5) sesuai amanah Presiden Prabowo Subianto kepada Kementerian LH untuk melakukan pengawalan terkait dengan biodiversitas ekosistem di Indonesia.

Dalam kunjungan tersebut, Hanif yang berkeliling melihat dan meninjau hewan di KBS, mengatakan hewan-hewan di lokasi ini secara visual terlihat bersih dan ciri-ciri fisiologis satwa nampak sehat.

Ia menilai KBS mampu menunjukkan adanya penguatan konservasi dan pengelolaan biodiversitas, khususnya fasilitas konservasi ex situ seperti kebun binatang ini.

Keberhasilan KBS dalam pengembangbiakan beberapa spesies, menurut dia, indikator keberhasilan konservasi ex situ, seperti gajah, singa, dan capibara.

Meski demikian, Hanif mengingatkan pihak manajemen PDTS KBS untuk tetap tidak hanya berorientasi pada kepentingan manusia saat mengelola kebun binatang namun juga harus menjamin kesejahteraan satwa atau animal welfare di dalamnya.

"Kita tidak hanya boleh memanfaatkan, tetapi kita harus menjaga kesinambungan dari biodiversitas kita yang ada di kebun binatang karena binatang juga harus merasa sejahtera," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
'Dark Tourism' di Tiongkok Makin Populer, Turis Rela Diterjang Banjir dan Topan Buatan

'Dark Tourism' di Tiongkok Makin Populer, Turis Rela Diterjang Banjir dan Topan Buatan

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.