Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gubernur Ansar: Sebanyak 39 Dapur MBG Sudah Beroperasi di Kepri

📅 Minggu, 10 Agu 2025, 22:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gubernur Ansar: Sebanyak 39 Dapur MBG Sudah Beroperasi di Kepri Doc: ANTARA
Ket. SPPG Batu Hitam di Kabupaten Natuna pada Selasa (10/6/2025).

NATUNA – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad mengungkapkan sebanyak 39 dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah resmi beroperasi di wilayah Kepri.

Gubernur Kepri Ansar di Natuna, Minggu (10/8), merinci dari total 39 dapur yang telah berjalan, sebanyak 26 berada di Kota Batam, tujuh di Kabupaten Karimun, empat di Kota Tanjungpinang, satu di Kabupaten Kepulauan Anambas, dan satu lagi di Kabupaten Natuna.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi anak sekolah, ibu hamil, ibu bersalin, serta kelompok masyarakat rentan lainnya.

“Target pendirian SPPG di Kepri mencapai 252 titik. Untuk Natuna sendiri ditargetkan sekitar 19 satuan pelayanan,” ucap Ansar.

Berdasarkan catatan Pemerintah Provinsi Kepri, hingga saat ini program MBG telah menjangkau sekitar 23 persen dari total target 516.149 penerima manfaat (anak sekolah). Khusus di Natuna, target penerima manfaat mencapai 21.316 jiwa.

Ansar menambahkan, 91 dapur dari 252 target SPPG itu, tengah dalam proses pendirian.

“Untuk Natuna, ada sekitar enam satuan pelayanan yang saat ini masih dalam tahap existing (proses),” ujar dia.

Selain itu, Pemprov Kepri juga menetapkan target sasaran sekolah penerima manfaat program MBG sebanyak 3.354 sekolah. Dari jumlah tersebut, sekitar 286 sekolah berada di Kabupaten Natuna.

Program Makan Bergizi Gratis ini diharapkan tidak hanya menjadi upaya pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga langkah nyata untuk menekan angka stunting serta meningkatkan kualitas kesehatan generasi muda di Kepri.

“Data rencana penerima manfaat dari kalangan ibu hamil dan ibu bersalin di Kepri mencapai 20.308 orang, terdiri atas 10.834 ibu hamil dan 9.474 ibu bersalin,” ucap dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Lotus Care Jadi Layanan Unggulan untuk Tuberkulosis

15 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Lotus Care Jadi Layanan Ung...

UI Tuan Rumah Rakor Humas Protokol Perguruan Tinggi

16 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Rona
UI Tuan Rumah Rakor Humas P...
Megapolitan
Resmi Dimulai Kembali Jam B...
Megapolitan
WTP Kesembilan Kali untuk P...

Kabar Gembira bagi Warga, Jembatan Senen Kembali Beroperasi

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kabar Gembira bagi Warga, J...

Ribuan Lowongan Kerja Terbuka di Jakarta

51 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Ribuan Lowongan Kerja Terbu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.