Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Risiko Setelah Maskapai Jetstar Tutup Rute Langsung Singapura – Labuan Bajo

📅 Sabtu, 09 Agu 2025, 14:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Risiko Setelah Maskapai Jetstar Tutup Rute Langsung Singapura – Labuan Bajo Doc: The Conversation
Ket. Pesawat Jetstar ASIA rute Singapura- Bali yang terparkir di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali

Garry Pratama, Universitas Padjadjaran

Jetstar Asia resmi menghentikan operasi 16 rute penerbangan mereka secara permanen per 31 Juli 2025.

Qantas Group, perusahaan induk Jetstar, mengumumkan keputusan tersebut pada 11 Juni 2025 dengan alasan “restrukturisasi strategis” sebagai faktor pendorong di balik keputusan tersebut.

Dengan demikian, usai sudah kiprah maskapai berbiaya rendah milik Qantas yang berbasis di Singapura ini, setelah beroperasi sejak 2004 di Asia Tenggara.

Bagi Indonesia, penutupan maskapai ini cukup berdampak buruk. Labuan Bajo termasuk dalam rute yang terdampak langsung karena sebelumnya Jetstar menyediakan rute penerbangan langsung Singapura-Labuan Bajo.

Sebagai pintu gerbang menuju Taman Nasional Komodo—satu-satunya habitat asli komodo di dunia—Labuan Bajo memegang peranan kunci dalam membuka akses bagi wisatawan, menarik investasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah lewat pariwisata.

Hilangnya akses langsung dari Singapura menuju Labuan Bajo, membuat akses ke kawasan tersebut menjadi sangat terbatas bagi wisatawan internasional.

Mengapa rute penerbangan langsung penting?

Jetstar Asia sebelumnya menjadi satu-satunya maskapai yang melayani penerbangan langsung Singapura–Labuan Bajo.

Rute ini sebenarnya baru beroperasi beberapa bulan yang lalu (20 Maret 2025). Maskapai ini terbang dua kali seminggu dari Bandara Changi ke Bandara Internasional Komodo.

Singapura merupakan penghubung utama di kawasan Asia Tenggara, yang menjadi titik transit favorit wisatawan mancanegara.

Tanpa akses langsung, wisatawan harus transit di Jakarta atau Bali. Situasi ini bisa membuat Labuan Bajo hanya menjadi titik persinggahan singkat, bukan destinasi utama para wisatawan. Akibatnya, para turis akan menghabiskan waktu dan belanja lebih sedikit di sana.

Padahal, meski kerap tertutup popularitas Pulau Dewata Bali, Labuan Bajo menjanjikan pengalaman berbeda bagi para wisatawan asing. Daya tarik seperti pantai alami, lokasi menyelam kelas dunia, dan kesempatan melihat satwa langka Komodo seharusnya jadi keunggulan besar Labuan Bajo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.