Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Andra Soni Dorong Optimalisasi Zakat untuk Percepat Pengentasan Kemiskinan

📅 Jumat, 08 Agu 2025, 14:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Andra Soni Dorong Optimalisasi Zakat untuk Percepat Pengentasan Kemiskinan Doc: Antara Foto
Ket. Gubernur Banten Andra Soni (kanan) mendatangi penerima zakat di Desa Kareo, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang

Gubernur Banten Andra Soni mendorong optimalisasi potensi zakat guna mempercepat pengentasan kemiskinan, sebab zakat mampu melampaui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) jika dikelola secara optimal.

Ia mengajak masyarakat yang mampu untuk konsisten mengeluarkan zakat, karena manfaatnya langsung dirasakan.

“Potensi zakat di Provinsi Banten sangat besar. Saya meyakini potensi zakat ini melebihi APBD Provinsi Banten. Semakin banyak masyarakat yang membayar zakat, pengentasan kemiskinan akan semakin cepat,” ujar Andra Soni dalam keterangannya di Kota Serang, Banten, Jumat.

Andra Soni sempat mendatangi penerima zakat di Desa Kareo, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Kamis (7/8).

Menurutnya, zakat tidak sekadar kewajiban agama, tetapi juga instrumen sosial yang efektif untuk mengangkat derajat hidup masyarakat, seperti perbaikan rumah tak layak huni.

“Rumah adalah kebutuhan dasar. Memiliki rumah layak tidak hanya berdampak pada kenyamanan, tetapi juga kesehatan, pendidikan anak-anak, dan produktivitas keluarga,” katanya.

Ia mendorong seluruh elemen masyarakat bersinergi dengan Baznas untuk menggali potensi zakat secara maksimal.

“Mari kita perkuat semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan solidaritas untuk bersama-sama membangun Banten yang lebih maju dan sejahtera,” ujarnya.

Ketua Baznas Provinsi Banten Syibli Syarjaya memaparkan pada penyaluran kali ini disalurkan bantuan senilai total Rp907,1 juta di Kabupaten Serang.

Bantuan tersebut meliputi 18 rumah layak huni senilai Rp397,5 juta, beasiswa pendidikan untuk 74 penerima senilai Rp139 juta, bantuan masjid, lembaga pendidikan keagamaan, dan sanitasi air Rp212 juta untuk 24 lembaga, bantuan ekonomi Rp119 juta untuk tujuh pelaku usaha, bantuan kesehatan Rp10 juta untuk 10 penerima, serta bantuan lansia, guru ngaji, santunan zakat fitrah, marbot, dan guru madrasah Rp133,6 juta untuk 421 penerima.

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menilai pendistribusian zakat tidak hanya menyentuh aspek fisik seperti rumah layak huni dan tempat ibadah, tetapi juga mendukung pendidikan dan penguatan lembaga keagamaan.

“Saya yakin ini akan memberi manfaat besar, terutama bagi para penerima. Saya mengimbau warga jangan lupa berzakat, hanya 2,5 persen dari harta yang kita punya,” ujarnya.

Salah satu penerima bantuan rumah layak huni, Nur Hadiyah (33), mengaku sangat terbantu. Rumahnya sebelumnya berdinding bilik bambu dengan lantai tanah dan atap nyaris roboh. “Senang lah, pastinya senang banget. Bantuan ini sangat bermanfaat,”.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Verifikasi Calon Penerima Program Bedah Rumah Capai 300 Ribu Unit

Verifikasi Calon Penerima Program Bedah Rumah Capai 300 Ribu Unit

17 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.