Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Transparansi Data dan Kedaulatan Digital

📅 Kamis, 07 Agu 2025, 20:12 WIB | Oleh: Tim Penulis

Kedua, evaluasi mekanisme adequacy. Transfer data harus dilakukan hanya ke negara dengan standar perlindungan data yang setara atau lebih tinggi.

Ketiga, penguatan regulasi dan penegakan hukum. Perlu ada lembaga independen yang mengawasi transfer data lintas negara dan memastikan kepatuhan terhadap UU PDP.

Keempat, pendidikan publik tentang hak digital. Masyarakat perlu diberi pemahaman tentang pentingnya privasi dan hak atas data pribadi mereka.

Kelima, kolaborasi regional. Indonesia dapat mendorong pembentukan standar perlindungan data regional di Asean, sebagai penyeimbang dominasi teknologi global.

Kesepakatan Trump bukan sekadar isu tarif, tetapi juga ujian terhadap komitmen Indonesia dalam menjaga kedaulatan digital. Jika kesepakatan ini tidak dikawal dengan ketat, maka kita bukan hanya kehilangan data, tetapi juga kehilangan kendali atas masa depan digital kita sendiri.

*) Dr Joko Rurianto adalah profesional di bidang telekomunikasi, aktif menulis jurnal pemasaran strategis dan literasi teknologi digital dalam praktik bisnis modern.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

51 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.