Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kendala Suplai Sembako Hambat Perkembangan Koperasi Desa Sungai Duo di Sumbar

📅 Kamis, 07 Agu 2025, 03:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kendala Suplai Sembako Hambat Perkembangan Koperasi Desa Sungai Duo di Sumbar Doc: Antara
Ket. Gubernur Mahyeldi Ansharullah (dua kanan), Bupati Annisa Suci Ramadhani (tiga kanan) saat meninjau gerai unit usaha Kopdes Nagari Sungai Duo, Kabupaten Dharmasraya, Sumbar, beberapa waktu lalu.

Dharmasraya - Suplai berupa aneka sembako dari mitra menjadi salah satu kendala lapangan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Nagari Sungai Duo, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar), usai diresmikan oleh Presiden Prabowo sebagai salah satu lembaga percontohan (mock up) secara nasional di provinsi itu.

"Ada berapa kendala, misal terlambatnya suplai sembako dari mitra," kata Ketua Kopdes Nagari Sungai Duo, Fuad Diaulhaq, di Pulau Punjung, Rabu (6/8).

Menurut dia, terlambatnya suplai sembako menyebabkan ketersediaan minyak goreng pada unit usaha bidang Sembako Kopdes Sungai Duo sudah tidak tersedia sejak berapa beberapa hari terakhir.

Ia mengatakan pihaknya mengajukan permintaan kepada mitra, namun saat ini belum ada realisasi, sementara biaya klaim atas penjualan sudah dibayarkan.

"Ini maksud saya yang menjadi kendala tadi, di saat permintaan tinggi tapi barangnya tidak ada. Namun, hasil koordinasi terakhir, penyedia baru akan mengirimkan pertengahan Agustus untuk minyak goreng," ujarnya.

Selain itu, katanya, kendala lain adalah keterbatasan dana untuk modal usaha sehingga ia mendorong pemerintah segara mencairkan pinjaman yang akan diajukan ke bank yang sudah ditunjuk.

"Kami cukup semangat. Kondisinya saat ini stok saat ini sangat terbatas, misal pupuk, gas elpiji tiga kilogram, tidak dapat membeli dalam jumlah banyak," katanya.

Ia mengatakan secara keseluruhan kegiatan unit usaha koperasi sudah berjalan cukup baik karena masyarakat sudah merasakan manfaat berupa putusnya mata rantai harga jual. 

Sementara, Wali Nagari Sungai Duo, Kecamatan Sitiung, Ali Amran menyampaikan catatan yang sama. Ke depan, ia berharap mitra yang bekerjasama untuk komitmen dalam menyuplai kebutuhan yang diperlukan masing-masing kopdes.

"Komitmen mitra ini paling penting. Saat Kopdes meminta suplai bahan, harus segera dikirim. Begitu juga soal percepatan pengajuan pinjaman agar segera mungkin dapat direalisasikan," ujarnya.

Menurut dia, sebagai pemerintah Nagari akan terus berkomitmen mendampingi dan mendukung untuk bagaimana Kopdes berjalan sebagaimana mestinya.

Ia berharap jangan sampai semangat mendukung Kopdes hanya ada saat peluncuran saja.

Ia menambahkan Kopdes Sungai Duo sebagai percontohan di Sumbar juga sudah merampungkan rencana anggaran biaya untuk diajukan sebagai pinjaman ke perbankan senilai Rp2,1 miliar.

Sebelumnya, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menghadiri peluncuran kelembagaan Koperasi Desa Merah Putih di lokasi "mock up" Koperasi Desa Nagari Sungai Duo, Kabupaten Dharmasraya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Gelar Mubadala Milik Taylor Fritz

21 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Gelar Mubadala Milik Taylor...
Megapolitan
Obat Keras Daftar G Sebanya...

Harga Cabai Rawit Rp61.450/Kg, Telur Ayam Rp31.800/Kg

29 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp61.450/...

Harga Telur di Tingkat Pengecer di Kabupaten Lebak Turun

35 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Telur di Tingkat Peng...

55 Kecamatan di Banten Krisis Air, Polda Kirim Bantuan

37 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
55 Kecamatan di Banten Kris...

4 Tempat Usaha Don Ritto Mulai Disisir Petugas Kejagung

42 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
4 Tempat Usaha Don Ritto Mu...

Warga Akan Lebih Sehat Bila Tinggal di Rumah yang Layak Huni

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Warga Akan Lebih Sehat Bila...

ASN Yang Segera Memasuki Masa Pensiun Perlu Persiapan

51 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
ASN Yang Segera Memasuki Ma...

Briket dari Ampas Kopi Karya Dosen UTU Diakui Negara, Kemenkum Terbitkan Sertifikat Paten,

Briket dari Ampas Kopi Karya Dosen UTU Diakui Negara, Kemenkum Terbitkan Sertifikat Paten,

04 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.