Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banten Anggarkan Rp109 M untuk Guru Non-ASN, 5.000 Guru Diangkat Jadi PPPK

📅 Kamis, 07 Agu 2025, 17:59 WIB | Oleh:
Banten Anggarkan Rp109 M untuk Guru Non-ASN, 5.000 Guru Diangkat Jadi PPPK Doc: ANTARA/HO-Pemprov Banten
Ket. Gubernur Banten Andra Soni (kedua dari kiri, baju putih) menghadiri penyerahan Kado HUT RI dari Presiden untuk Guru di Jakarta, Rabu (6/8).

SERANG - Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan dana sebesar Rp109 miliar untuk mendukung kesejahteraan guru non-ASN pada tahun anggaran 2025, sebagai bagian dari upaya memperkuat sektor pendidikan melalui peningkatan kapasitas dan kesejahteraan tenaga pendidik.

“Alhamdulillah, arahan Bapak Presiden terkait dengan kesejahteraan guru terus kita tingkatkan di Provinsi Banten. Pada tahun ini, kita anggarkan sekitar Rp109 miliar untuk guru non-ASN,” kata Gubernur Banten Andra Soni dalam keterangannya di Kota Serang, Kamis.

Andra Soni sempat menghadiri penyerahan Kado HUT RI dari Presiden untuk Guru di Jakarta, Rabu (6/8).

Kebijakan ini juga dilengkapi dengan langkah strategis Pemprov Banten yang baru saja mengangkat lebih dari 5.000 guru menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Menurut dia, pengangkatan tersebut merupakan bagian dari proses reformasi ketenagakerjaan di sektor pendidikan.

“Kita juga baru saja mengangkat lebih dari 5.000 orang guru menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Upaya ini akan terus kita lakukan bersama-sama,” ujarnya.

Selain itu, Pemprov Banten mendorong keberlanjutan Program Sekolah Gratis di sekolah swasta yang sudah berjalan. Program ini diharapkan mampu memperluas akses pendidikan bagi masyarakat yang kurang mampu.

“Saya berharap melalui koordinasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta DPR RI, program sekolah gratis di sekolah swasta ini bisa terus berkelanjutan,” ujar Andra.

Sementara itu, dalam kegiatan yang sama, Sekjen Kemendikdasmen Suharti menyampaikan bahwa Kado HUT RI dari Presiden untuk Guru mencakup insentif sebesar Rp300.000 per bulan bagi 341.248 guru non-ASN yang diterima sekaligus selama dua bulan.

Selain itu, BSU diberikan kepada 253.407 pendidik nonformal, dan bantuan afirmasi kualifikasi S1/D4 bagi 12.500 guru.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyebut, bantuan-bantuan tersebut menjadi bagian dari agenda nasional untuk memperbaiki kualitas guru dan memperkuat layanan pendidikan.

“Peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru merupakan bagian penting dalam pembangunan sektor pendidikan nasional,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Hati-hati! Pengguna iPhone 18, Waspada Kaspersky Deteksi Modus Penipuan Situs Palsu Kuras Rekening

Hati-hati! Pengguna iPhone 18, Waspada Kaspersky Deteksi Modus Penipuan Situs Palsu Kuras Rekening

27 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.