Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BNPT Fokus Antisipasi Radikalisasi di Ruang Digital

📅 Selasa, 28 Okt 2025, 03:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
BNPT Fokus Antisipasi Radikalisasi di Ruang Digital Doc: Antara
Ket. Kepala BNPT Komisaris Jenderal Polisi Eddy Hartono dalam acara Penguatan Kampus Kebangsaan di Gedung Rektorat UIN Walisongo Semarang, Jawa Tengah, Kamis (23/10/2025).

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyatakan tengah fokus mengantisipasi proses radikalisasi di ruang digital saat ini.

Dalam acara Penguatan Kampus Kebangsaan di Gedung Rektorat UIN Walisongo Semarang, Jawa Tengah, Kamis (23/10), Kepala BNPT Komisaris Jenderal Polisi Eddy Hartono menegaskan radikalisasi di ruang siber kini menjadi salah satu tantangan terbesar dalam upaya pencegahan terorisme di Indonesia.

“Jadi itu lah yang kami antisipasi saat ini, yakni radikalisasi di ruang digital itu yang sekarang kami lebih fokuskan,” kata Eddy, seperti dikonfirmasi di Jakarta, Senin (27/10).

Untuk itu, ia menekankan pentingnya menjaga lingkungan kampus agar tidak terpapar paham radikal, baik secara konvensional maupun di ruang siber.

BNPT, kata dia, berkomitmen membangun kolaborasi dengan pihak perguruan tinggi untuk memperkuat daya tangkal generasi muda terhadap penyebaran paham radikal di dunia digital sekaligus mempertegas peran kampus sebagai garda terdepan dalam membangun kesadaran kebangsaan di era teknologi.

Maka dari itu, BNPT bersinergi dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang dalam memperkuat edukasi dan literasi kebangsaan dalam menangkal penyebaran paham radikal terorisme melalui penyelenggaraan kegiatan Penguatan Kampus Kebangsaan.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor UIN Walisongo Semarang, Prof. Nizar menyatakan dukungannya terhadap upaya BNPT dalam memperkuat literasi kebangsaan di kalangan mahasiswa.

Menurutnya, kolaborasi itu sejalan dengan misi kampus untuk menjaga eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia dari segala bentuk ancaman ideologi kekerasan. “Misinya adalah sama, punya tanggung jawab yang sama, seluruh paham-paham yang mengancam eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia harus kita basmi,” ucap Nizar.

Kampus Kebangsaan merupakan salah satu program prioritas yang dicanangkan oleh BNPT guna mencegah penyebaran paham radikal dan terorisme di lingkungan perguruan tinggi.

Program tersebut bertujuan untuk membangun ketahanan publik, terutama di kalangan mahasiswa, agar memiliki daya cegah dan tangkal terhadap ideologi kekerasan.

Tak Ada Unsur Radikalisme

Terpisah, Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Muhammad Hidayat Nur Wahid menegaskan tidak ada unsur radikalisme dalam pendidikan yang diterapkan di Pondok Pesantren Modern Baitussalam 4 Padukuhan Sumbertetes, Patuk, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Dalam sambutan pada peletakan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren Modern Baitussalam 4 di Gunungkidul, Senin, ia mengatakan pendidikan di ponpes ini akan mengacu pada sistem pendidikan yang diterapkan di Pondok Modern Darussalam Gontor.

“Yang dihadirkan adalah segala bentuk kebaikan, baik dari sisi kualitas, komitmen, maupun nilai-nilai yang diajarkan. Saya pastikan tidak ada unsur radikalisme di dalamnya,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

12 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...
Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.