Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

TNI AU Rekrut Warga Lokal Kerja di Dapur MBG guna Kurangi Pengangguran

📅 Rabu, 06 Agu 2025, 13:39 WIB | Oleh: Tim Penulis
TNI AU Rekrut Warga Lokal Kerja di Dapur MBG guna Kurangi Pengangguran Doc: ANTARA
Ket. KSAU Marsekal TNI Tonny Harjono saat konferensi pers bersama Kepala BGN Dadan Hindayana dan Komandan Kodiklatau Marsekal Madya Arif Mustofa di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (6/8/2025).

JAKARTA – Kepala Staf TNI AU (KSAU) Marsekal TNI Tonny Harjono mengungkapkan pihaknya merekrut warga lokal untuk bekerja di dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) guna membantu pemerintah mengurangi angka pengangguran.

Dia mengatakan kini TNI AU sudah memiliki 10 dapur MBG yang sudah beroperasi, dan masing-masing terdiri dari 50 pekerja. Adapun jumlah pekerja itu sesuai dengan ketentuan Badan Gizi Nasional (BGN) yang terdiri dari 1 kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), 3 orang Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI), ahli gizi, dan akuntan.

"Sementara yang lainnya itu dari tenaga lokal, dari masyarakat sekitar yang kita rekrut, ini juga mengurangi pengangguran kita bisa menambah tenaga kerja," kata Tonny saat peresmian dapur MBG di Pangkalan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (06/8).

Dia mengatakan bahwa perekrutan tenaga kerja warga lokal itu dilakukan setelah pihaknya membuka lowongan dan mengikuti seleksi. Di Makassar, kata dia, ada hingga 100 orang yang mendaftar untuk menjadi pekerja untuk satu dapur MBG milik TNI AU.

Untuk itu, dia mengatakan TNI AU pun akan menambah dapur agar bisa menyerap tenaga kerja dari warga lokal tersebut

"Kita tidak juga membatasi mereka untuk bekerja di dapur, tetapi di dapurnya yang kita tambah, sehingga semua bisa tertampung," kata dia.

Ke depannya, dia mengatakan TNI AU akan mengoperasikan 26 dapur MBG yang sudah terbangun dan 18 dapur yang siap dibangun, di berbagai wilayah di Indonesia. Menurut dia, pembangunan dapur membutuhkan waktu sekitar 1,5 hingga 2 bulan hingga rampung.

Di sisi lain, dia menargetkan agar TNI AU bisa menyediakan 100 dapur MBG pada akhir tahun 2025. Termasuk, kata dia, dapur-dapur itu dibangun di daerah terluar, terdepan, dan tertinggal (3T).

"Tergantung bahannya kalau bahannya sudah tersedia lebih cepat lagi, kita target kan dua bulan jadi," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Nasional
PLN Sukses Amankan Pasokan ...
Nasional
SKK Migas Umumkan Kurangi E...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.