Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

EBT Harus Jadi Tulang Punggung Ketahanan Energi Nasional

📅 Rabu, 06 Agu 2025, 01:05 WIB | Oleh: Tim Redaksi
EBT Harus Jadi Tulang Punggung Ketahanan Energi Nasional Doc: istimewa
Ket. Ratna Juwita Sari Anggota Komisi XII DPR RI - Kita tidak bisa lagi bekerja dengan pendekatan business as usual. Harus ada reformasi kebijakan energi nasional agar EBT benar-benar menjadi tulang punggung ketahanan energi kita.

JAKARTA - Pemerintah diminta untuk mempercepat pembangunan pembangkit energi baru dan terbarukan (EBT) di Indonesia. Hal itu perlu agar target bauran energi nasional sebesar 35 persen dari EBT dapat terwujud sebelum tahun 2030.

Anggota Komisi XII DPR RI Ratna Juwita Sari di Jakarta, Selasa (5/8) mengatakan target 35 persen pembangkit EBT jangan terus-menerus dijadikan visi jangka panjang tanpa upaya percepatan yang konkret.

“Kalau memang serius, pemerintah harus bisa mewujudkannya mulai tahun ini,” kata Juwita.

Ia memandang percepatan pembangunan bisa dimulai dari tahun ini karena aspek teknologi, sumber daya, dan komitmen politik telah tersedia, sehingga hanya menunggu kemauan dan kebijakan yang progresif terkait hal tersebut.

Percepatan pembangunan EBT juga penting sebagai bentuk tanggung jawab dalam menghadapi krisis iklim global, dan menjamin keberlanjutan energi nasional. Terlebih, Indonesia memiliki potensi EBT yang besar seperti panas bumi, tenaga surya, angin, air, dan bioenergi yang belum dimanfaatkan secara optimal.

“Negara kita sangat kaya akan potensi EBT, tetapi selama ini justru yang banyak dibangun masih dominan energi fosil,” katanya.

“Kalau kita mau menjaga lingkungan, menekan emisi karbon, dan menjamin kemandirian energi, maka pembangunan pembangkit EBT harus diprioritaskan, bukan sekadar wacana,” katanya.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral bersama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) harus melakukan terobosan kebijakan hingga realokasi anggaran untuk memastikan pembangunan pembangkit EBT secara masif dan merata di tanah air.

“Kita tidak bisa lagi bekerja dengan pendekatan business as usual. Harus ada reformasi kebijakan energi nasional agar EBT benar-benar menjadi tulang punggung ketahanan energi kita,” katanya.

Sementara itu, Ketua Indonesia Center for Renewable Energy Studies (ICRES), Surya Darma mengatakan, EBT dengan kondisi sekarang memerlukan leadership yang jelas dari Pimpinan tertinggi. Kalau perlu ada task force yang langsung dipimpin oleh Presiden.

EBT sekarang kata Surya sudah merupakan keharusan yang mesti dikebut, tidak bisa hanya dengan jalan biasa.

“Kita sudah tertinggal jauh. Target tahun 2025 hanya terpenuhi sekitar 50 persen dari target 23 persen EBT dalam bauran energi tahun 2025. Sekarang bahkan naik menjadi 35 persen tahun 2030. Targetnya bahkan makin tajam kenaikannya, sehingga perlu percepatan dan fokus,”tegasnya.

Kurangi Emisi Karbon

Pada kesempatan lain, pengamat ekonomi dari Universitas Airlangga, Surabaya, Miguel Angel Esquivias Padilla, mengatakan, negara-negara di Asia Selatan harus meningkatkan investasi dalam energi bersih dan memperkuat regulasi yang mendukung pemanfaatan EBT sebagai solusi utama untuk mengurangi emisi karbon dan menjaga keberlanjutan lingkungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

19 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.