Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lestarikan Bahasa Daerah, Wagub Rano Ingin Masukkan Dialek Betawi ke Dalam Pelajaran Sekolah

📅 Selasa, 05 Agu 2025, 19:32 WIB | Oleh:
Lestarikan Bahasa Daerah, Wagub Rano Ingin Masukkan Dialek Betawi ke Dalam Pelajaran Sekolah Doc: ANTARA/Lia Wanadriani Santosa
Ket. Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno saat menjadi nara sumber dalam acara "Jakarta Youth International Program (JIYP) - Seminar Mengenal Jakarta" di Balai Kota Jakarta, Selasa (5/8).

JAKARTA - Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno ingin memasukkan Bahasa Indonesia dialek Betawi ke dalam bahan pelajaran di sekolah sebagai bagian upaya agar peserta didik dapat semakin memahami kebudayaan daerah itu. 

"Suatu saat akan kami kembalikan, Bahasa Indonesia dialek Betawi ke sekolah-sekolah yang ada di Jakarta. Untuk apa? Anak-anak bisa paham (dialek Betawi)," ujar dia dalam acara "Jakarta Youth International Program (JIYP) - Seminar Mengenal Jakarta" di Balai Kota Jakarta, Selasa (5/8).

Rano mengatakan, dialek Betawi menarik untuk dipelajari karena cukup beragam di berbagai wilayah Jakarta termasuk penggunaan huruf e dan o dalam kata.

"Karena Jakarta ini ada yang E, ada yang O. 'mau ke mane lu, mau ke mana lo,' beda-beda. Jadi, menarik kalau dipelajari," kata dia.

Rano mengatakan ide tersebut terinspirasi saat dirinya pulang dari Bali belum lama ini. Saat di pesawat, dia mendengar pengumuman dalam berbagai bahasa termasuk Bahasa Bali.

"Saya senang kemarin, saya baru pulang dari Bali, kami di bandara, pesawat mau berangkat (pengumuman) pakai Bahasa Inggris, pakai Bahasa Bali, pakai Bahasa Indonesia. Itu kan salah satu usaha untuk menjaga bahasa ibu," kata dia.

Ini menjadi bagian upaya Rano bersama jajaran untuk mengembalikan muatan lokal Jakarta ke dalam pelajaran di sekolah.

Sebelumnya dia menyampaikan akan memasukkan pencak silat ke dalam ekstrakurikuler sekolah.

Menurut Rano, baik pencak silat maupun dialek Betawi merupakan bagian budaya khas Jakarta yang harus diketahui serta diapresiasi masyarakat, khususnya oleh kaum muda sebagai generasi penerus bangsa yang nantinya diharapkan dapat melestarikan budaya.

"Peran pemuda di sini jelas sebagai pelestari. Kemudian sebagai inovator. Anak muda adalah diplomat budaya. Dia menjadi tokoh di tengah komunitas," ujar Rano. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Yunani Diguncang Demo Besar...
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.