Korsel Singkirkan Pengeras Suara di Perbatasan dengan Korut
📅 Selasa, 05 Agu 2025, 02:45 WIB | Oleh: Tim PenulisKedua negara secara teknis masih berperang karena Perang Korea 1950 hingga 1953 berakhir dengan gencatan senjata, bukan perjanjian damai.
Kunjungan ke AS
Sementara itu kantor berita KBS melaporkan bahwa Menteri Luar Negeri Korsel, Cho Hyun, telah membahas aliansi Korsel-Amerika Serikat (AS), isu Korut, dan keamanan global dengan para senator AS dan pejabat Gedung Putih selama kunjungannya ke Washington DC.
Menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri Korsel, Menlu Cho saat berada di Washington DC menekankan pentingnya aliansi Korsel-AS bagi perdamaian dan kemakmuran di Semenanjung Korea dan kawasan sekitarnya, serta menyebut bahwa kesepakatan dagang terbaru antara kedua negara memperkuat fondasi kerja sama ekonomi strategis.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam pertemuan terpisah dengan Wakil Penasihat Keamanan Nasional AS, Andy Baker, Menlu Cho meminta kerja sama untuk memastikan agar KTT antara kedua pemimpin negara yang waktunya belum ditentukan, bisa menjadi momentum untuk memperkuat capaian kerja sama bilateral. AFP/KBS/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!