Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bangka Barat Punya SLB Negeri Baru, Ini Komitmen Kemendikdasmen untuk Anak Berkebutuhan Khusus

📅 Selasa, 05 Agu 2025, 11:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bangka Barat Punya SLB Negeri Baru, Ini Komitmen Kemendikdasmen untuk Anak Berkebutuhan Khusus Doc: Antara Foto
Ket. Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan SLB Negeri Kelapa Kabupaten Bangka Barat, Selasa (5/8/2025)

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) membangun Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri di Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, guna meningkatkan pelayanan pendidikan anak berkebutuhan khusus di daerah itu.

"Pembangunan SLB Negeri Kelapa Bangka Barat merupakan tanggung jawab moral dan konstitusional pemerintah dalam menjamin hak pendidikan seluruh anak, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus," kata Gubernur Kepulauan Babel Hidayat Arsani di Pangkalpinang, Selasa.

Ia mengatakan pembangunan SLB Negeri di Kabupaten Bangka Barat ini dibangun melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Khusus yang diinisiasi Direktorat Jenderal Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

"Pembangunan SLB ini menggunakan APBN tahun ini sebesar Rp6,2 miliar di atas lahan 1,4 hektare dengan total luas bangunan mencapai 0,9 hektare," ujarnya.

Ia mengatakan fasilitas yang akan dibangun SLB Negeri Kelapa ini meliputi empat unit bangunan ruang kelas (masing-masing tiga ruang), ruang administrasi, ruang pembelajaran khusus, dua ruang keterampilan, ruang perpustakaan, ruang kesehatan, dua unit toilet, kantin, selasar penghubung, pagar depan dan belakang, ruang ibadah, pos jaga dan lapangan upacara.

"Pendidikan harus membebaskan, memberdayakan dan memanusiakan manusia," katanya.

Menurut dia, pendidikan luar biasa ini merupakan jembatan bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian dan pendekatan khusus untuk bisa mengejar cita-citanya.

"Negara tidak boleh membiarkan ada anak yang kehilangan haknya hanya karena kondisi fisik, mental, atau latar belakang sosial," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Menlu Marco Rubio Tegaskan ...
Nasional
Pemerintah Perlu Fokus Perc...

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

1.5 jam yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.