Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Segini Dana yang Dialokasikan Pemkot Mataram untuk Fasilitas Edukasi di RTH Pagutan

📅 Senin, 04 Agu 2025, 18:00 WIB | Oleh:
Segini Dana yang Dialokasikan Pemkot Mataram untuk Fasilitas Edukasi di RTH Pagutan Doc: ANTARA/Nirkomala
Ket. Kondisi salah satu titik di areal Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pagutan Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, akhir tahun 2024.

MATARAM - Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp400 juta untuk penambahan fasilitas pendukung sekaligus edukasi di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pagutan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram H Nizar Denny Cahyadi di Mataram, Senin, mengatakan, fasilitas pendukung sekaligus edukasi yang akan dibangun berupa kandang burung (aviari) dan kandang rusa.

"Pembangunan dua fasilitas tersebut bertujuan untuk menjadikan RTH Pagutan sebagai pusat aktivitas masyarakat yang lebih edukatif dan ramah anak, serta sebagai sarana rekreasi," katanya.

Dikatakan, anggaran Rp400 juta tersebut terbagi menjadi dua yakni Rp300 juta untuk pembuatan kandang burung dengan ukuran besar yang dapat menampung ratusan burung dengan berbagai jenis.

Sedangkan anggaran Rp100 juta untuk pembangunan kandang rusa, yang saat ini sudah ada tiga ekor rusa ditempatkan sementara pada kandang seadanya di RTH Pagutan. 

Keberadaan kandang rusa tersebut sebagai bagian upaya menyelamatkan rusa dari kepunahan akibat perburuan liar dan kerusakan habitat, serta untuk menjaga kelestarian keanekaragaman hayati Provisi NTB. 

"Rusa itu merupakan bantuan hibah dari Kabupaten Sumbawa, NTB. Kalau sudah ada kandang, kami kembali akan mengajukan bantuan hibah ke Kabupaten Sumbawa," katanya.

Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana sebelumnya mengatakan, pembuatan kandang burung tersebut sebagai salah satu komitmen Pemerintah Kota  meningkatkan fasilitas di RTH Pagutan sebagai sarana penunjang dan edukasi bagi para pengunjung terutama anak-anak.

Fasilitas aviari dirancang untuk mengenalkan masyarakat, terutama anak-anak, tentang berbagai jenis burung dan pentingnya konservasi.

Interaksi dengan burung secara langsung, seperti memberi makan atau melihat pertunjukan burung, dapat membuat pembelajaran lebih menyenangkan dan berkesan bagi pengunjung dan anak-anak. 

Selain itu melalui edukasi di aviari, anak-anak dapat belajar untuk menghargai keberagaman hayati dan pentingnya menjaga kelestarian alam.

"Apalagi, vegetasi di RTH Pagutan dengan luas sekitar 8 hektare lebih, sangat mendukung dan bagus untuk pembangunan sebuah aviari," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

15 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

27 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

50 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.