Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPRD DKI Minta Pemprov Siaga Hadapi Potensi Banjir Rob

📅 Senin, 04 Agu 2025, 13:30 WIB | Oleh:
DPRD DKI Minta Pemprov Siaga Hadapi Potensi Banjir Rob Doc: Reza Pratama Putra

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan potensi banjir rob yang diperkirakan terjadi hingga 9 Agustus 2025 di sejumlah wilayah pesisir Jakarta.

Kawasan yang berpotensi terdampak antara lain Kamal Muara, Kapuk Muara, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Tanjung Priok, Kalibaru, Muara Angke, dan Penjaringan.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Bun Joi Phiau, meminta Pemprov DKI untuk meningkatkan kesiapsiagaan, terutama dengan menyiapkan infrastruktur pengendali banjir seperti pompa air.

"Pompa-pompa air ini harus disiapkan untuk menghadapi banjir rob yang mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan. Jangan sampai ada yang kecolongan, terutama di titik-titik rawan," ujar dia, Senin (4/8).

Bun juga menekankan pentingnya koordinasi antara Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam mitigasi dampak banjir rob. Menurutnya, kesiapan infrastruktur fisik dan personel sangat menentukan dalam merespons bencana secara cepat dan efektif.

"Di lapangan, baik sarana maupun SDM-nya harus siap menghadapi berbagai kemungkinan," imbuh dia.

Tak hanya kepada pemerintah, Bun juga mengimbau warga pesisir agar ikut bersiap menghadapi potensi banjir rob. Langkah-langkah yang bisa dilakukan antara lain memasang kantong pasir serta menyiapkan barang-barang berharga untuk dievakuasi bila diperlukan.

"Warga harus siap melindungi diri dan lingkungannya. Saya sarankan untuk menyiapkan kantong pasir untuk menghalau air, dan mengamankan barang-barang penting agar mudah dibawa jika harus evakuasi," ujar dia.

Bun pun mengingatkan agar warga mewaspadai instalasi listrik di sekitar rumah guna mencegah korsleting yang bisa memicu kebakaran.

"Dalam situasi banjir seperti ini, pastikan kabel-kabel dan instalasi listrik tidak tergenang air. Ini penting untuk mencegah kebakaran yang bisa memperparah bencana," pungkas dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
Advertisement
Ratusan Petani Tebu Gelar Aksi Dekat Istana Negara, Tuntut Kenaikan HPP dan Hapus HET Gula

Ratusan Petani Tebu Gelar Aksi Dekat Istana Negara, Tuntut Kenaikan HPP dan Hapus HET Gula

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.