Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Prancis Hentikan Evakuasi Gaza Usai Mahasiswa Palestina Tersandung Skandal Antisemitisme

📅 Minggu, 03 Agu 2025, 17:45 WIB | Oleh:
Prancis Hentikan Evakuasi Gaza Usai Mahasiswa Palestina Tersandung Skandal Antisemitisme Doc: Independent

JAKARTA – Pemerintah Prancis secara resmi menangguhkan seluruh proses evakuasi warga dari Gaza menyusul kontroversi antisemitisme yang melibatkan Nour Atallah, seorang mahasiswa Palestina yang baru-baru ini diterima di negara tersebut. Atallah, perempuan berusia 25 tahun asal Gaza, diketahui pernah mengunggah konten bermuatan antisemit di media sosial sebelum diterima sebagai mahasiswa di universitas bergengsi Prancis, Sciences Po Lille.

Pengumuman penghentian evakuasi disampaikan langsung oleh Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noël Barrot dalam sebuah wawancara radio pada Kamis (waktu setempat). Barrot mengatakan bahwa Prancis tidak akan mengeluarkan visa baru dan tidak akan menerima pelamar baru dari Gaza sampai proses penyelidikan tuntas dilakukan.

"Dia harus meninggalkan negara ini. Dia tidak punya tempat di Prancis," ujar Barrot dalam wawancara dengan stasiun radio France Info, tanpa menyebut nama Atallah secara langsung.

Barrot juga mengungkapkan bahwa pemeriksaan awal yang dilakukan oleh otoritas Prancis dan Israel sebelum kedatangan mahasiswa tersebut tidak menemukan unggahan media sosial yang bersifat “anti-Yahudi dan tidak dapat diterima.” Namun, temuan terbaru menunjukkan bahwa Atallah pernah mengunggah retorika antisemit serta memuji Adolf Hitler dalam akun media sosialnya.

Insiden ini mendorong pemerintah Prancis untuk meninjau kembali seluruh warga Gaza yang telah dievakuasi ke negara itu. Proses evakuasi tersebut sebelumnya merupakan bagian dari misi kemanusiaan, yang sejak Oktober telah memindahkan lebih dari 500 orang, termasuk anak-anak, jurnalis, dan seniman, dari wilayah konflik ke Prancis.

Mahasiswi tersebut awalnya memperoleh beasiswa penuh untuk melanjutkan studi di Sciences Po Lille, namun kini universitas tersebut mencabut akreditasi atas penerimaannya. Langkah ini didasari pada sikap tegas institusi terhadap nilai-nilai yang mereka pegang.

Dalam pernyataan resmi yang dipublikasikan melalui media sosial X, Sciences Po Lille menyatakan, "Konten yang diunggah oleh mahasiswa tersebut secara langsung bertentangan dengan nilai-nilai kami."

"(Sciences Po Lille) menentang segala bentuk rasisme, antisemitisme, dan diskriminasi, serta segala bentuk ajakan kebencian terhadap kelompok mana pun," tulis pihak universitas dalam pernyataannya, menegaskan posisi institusi terhadap kasus tersebut.

Kasus ini juga mendapat reaksi dari Menteri Dalam Negeri Prancis Bruno Retailleau, yang menyampaikan melalui akun X bahwa dirinya telah meminta tindakan hukum segera diambil terhadap Atallah. Ia juga menyebut bahwa pihak berwenang telah membuka penyelidikan kriminal atas dasar dugaan “pembenaran terhadap terorisme dan kejahatan terhadap kemanusiaan.”

"Propagandis Hamas tidak punya tempat di negara kami," tulis Retailleau dalam pernyataannya yang bernada tegas.

Kontroversi ini telah memicu gelombang kecaman dari berbagai pihak di spektrum politik Prancis, sekaligus meningkatkan perhatian terhadap prosedur verifikasi keamanan dalam proses evakuasi dan penerimaan pengungsi. Pemerintah Prancis kini menjanjikan evaluasi menyeluruh dan penguatan protokol pemeriksaan sebelum membuka kembali proses penerimaan warga Gaza di masa depan.

Belum ada kepastian kapan program evakuasi akan kembali dijalankan. Pemerintah mengatakan bahwa proses akan dikaji ulang secara menyeluruh sebelum keputusan lanjutan diumumkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Megapolitan
LRT Jabodebek Targetkan 30 ...
Olahraga
Marc Marquez Menangi MotoGP...
Advertisement
Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.