Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mulai 4 Agustus, Program CKG Jangkau Siswa SD–SMA dan Madrasah

📅 Minggu, 03 Agu 2025, 08:53 WIB | Oleh:
Mulai 4 Agustus, Program CKG Jangkau Siswa SD–SMA dan Madrasah Doc: Antara
Ket. Petugas Puskesmas memeriksa kesehatan gigi dan mulut siswa SMP di Sekolah Kaliban, Batam, Kepulauan Riau, Rabu (30/7/2025).

JAKARTA - Pemerintah memperluas cakupan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) ke seluruh satuan pendidikan di bawah naungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Kementerian Agama untuk menjangkau jutaan pelajar dari jenjang SD hingga SMA dan madrasah.

Tenaga Ahli Utama Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Adita Irawati di Jakarta, Minggu, menyatakan program CKG mulai digelar serentak pada Senin (4/8) di 12 sekolah di sejumlah daerah.

"Pemerintah ingin memastikan seluruh penduduk Indonesia sehat dan memperoleh akses
layanan kesehatan," katanya.

Sejak kali pertama diluncurkan pada 10 Februari 2025, program CKG telah menjangkau lebih dari 16 juta orang hingga 1 Agustus 2025.

Pemerintah menargetkan total 281 juta penduduk akan menjadi penerima manfaat CKG, termasuk 53,8 juta siswa dari 282 ribu satuan pendidikan mulai dari SD, SMP, SMA, Madrasah, hingga Sekolah Rakyat.

CKG Sekolah telah lebih dulu dilaksanakan di Sekolah Rakyat sejak 14 Juli 2025 untuk menjangkau 8 ribu lebih siswa.

Adita mengatakan CKG Sekolah adalah wujud nyata dari visi Presiden Prabowo Subianto dalam membangun sumber daya manusia unggul sejak usia dini. Program ini merupakan bagian dari agenda Hasil Terbaik Cepat Presiden di bidang kesehatan, yang menekankan pendekatan promotif dan preventif.

"CKG Sekolah adalah investasi jangka panjang untuk kesehatan anak dan remaja. Pemerintah ingin memastikan seluruh penduduk, termasuk generasi muda, memperoleh akses layanan kesehatan secara merata," ujarnya.

Kepala Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi menyebut bahwa CKG Sekolah bertujuan mengubah kebiasaan masyarakat dari datang ke fasilitas kesehatan saat sakit menjadi datang saat masih sehat untuk deteksi dini.

"Presiden Prabowo ingin masyarakat, termasuk anak-anak, mengubah pola pikir soal kesehatan. Pemerintah bahkan turun langsung ke sekolah-sekolah agar anak-anak bisa diperiksa kesehatannya sejak dini," tegas Hasan.

PCO juga menyampaikan apresiasi terhadap Kementerian Kesehatan yang telah bekerja cepat dan masif dalam pelaksanaan program ini.

Deteksi dini diharapkan mampu mencegah potensi gangguan kesehatan serius pada masa mendatang, sehingga generasi penerus bangsa tumbuh sehat dan kuat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.