Distribusi Logistik PSU ke Distrik Airu Dikawal Bawaslu Jayapura
📅 Minggu, 03 Agu 2025, 20:52 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/Agustina Estevani Janggo
SENTANI - Bawaslu Kabupaten Jayapura, Papua melakukan pengawalan distribusi logistik Pemungutan Suara Ulang (PSU) Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, khusunya ke Distrik Airu yang jadi salah satu wilayah terjauh di daerah ini.
Koordinator Divisi (Kordiv) Hukum Pencegahan Parmas dan Humas Bawaslu Kabupaten Jayapura Austhien E Yakarimilena melalui pesan singkat kepada ANTARA di Sentani, Minggu, mengatakan pengawasan dilakukan sejak Minggu (3/8) malam saat proses pengangkutan dari gudang logistik KPU menuju Distrik Airu, pada pukul 18.32 WIT.
"Kami pastikan seluruh logistik yang terdiri dari kotak suara, surat suara, dan perlengkapan lainnya dikawal dengan ketat," katanya.
Menurut Austhien, distribusi ke Distrik Airu melibatkan pengawalan secara fisik oleh pihaknya, mengingat Medan geografis yang cukup sulit dan pentingnya integritas logistik hingga tiba di tempat tujuan secara utuh.
"Distrik Airu sendiri memiliki enam kampung yakni Kampung Naira dua TPS, Kamikaro satu TPS, Hulu Atas satu TPS, Aurina satu TPS, dan Pagai satu TPS, jadi total ada delapan TPS," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia menjelaskan, pengawasan tidak berhenti di tingkat kabupaten, terapi akan terus dilakukan hingga logistik benar-benar sampai dan digunakan pada hari pencoblosan.
"Berdasarkan hasil koordinasi dengan KPU, PPD dan Pandis begitu logistik tiba di Distrik Airu, keesokan harinya akan segera didistribusikan ke kampung yang aksesnya melalui jalur sungai yakni Kampung Pagai, Kamikaro, dan Aurina dengan menggunakan speedboat," katanya.
Dia menambahkan, pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk terlibat aktif dalam proses demokrasi, khusunya pada hari pencoblosan ulang 6 Agustus 2025.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami Bawaslu Kabupaten Jayapura memiliki komitmen yang tinggi untuk menjaga integritas proses PSU dari awal hingga akhir, mari semua masyarakat sama-sama kita sukseskan PSU Pilgub Papua ini," ujarnya lagi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!