Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Miris! Puluhan Siswa SD di Cianjur Belajar di Lantai Musala, Sudah 3 Tahun Kondisinya Tak Berubah

📅 Jumat, 01 Agu 2025, 16:05 WIB | Oleh:
Miris! Puluhan Siswa SD di Cianjur Belajar di Lantai Musala, Sudah 3 Tahun Kondisinya Tak Berubah Doc: Antara Foto
Ket. Kondisi Miris di Sekolah! Puluhan Siswa SD di Cianjur Belajar di Lantai Musala

Puluhan siswa SD Negeri Karyajaya di Desa Sukaratu, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, harus rela belajar di lantai musala tanpa meja dan kursi. Kondisi memprihatinkan ini sudah berlangsung hampir tiga tahun dan dialami oleh 59 siswa kelas 2 dan kelas 3 secara bergiliran setiap pekan.

Guru SDN Karyajaya, Ido Sutarman, mengungkapkan bahwa keterbatasan ruang belajar menjadi penyebab utama para murid harus beralaskan lantai saat belajar. "Karena jumlah siswa yang cukup banyak dan ruang kelas terbatas, mereka terpaksa belajar di musala. Ini sudah terjadi selama tiga tahun terakhir," ujarnya saat ditemui Kamis (31/7).

Sekolah ini memiliki total 261 siswa, namun hanya tersedia tujuh ruang yang dipakai untuk kelas, guru, dan kepala sekolah. Keterbatasan ruang tersebut membuat sebagian siswa tidak memiliki tempat belajar yang layak dan nyaman. Para siswa pun sering mengeluhkan pegal dan dinginnya lantai musala sebagai alas belajar mereka.

Ido menambahkan, pihak sekolah sangat berharap pemerintah dapat segera turun tangan memberikan bantuan pembangunan ruang kelas tambahan. “Kami ingin anak-anak bisa belajar dengan nyaman tanpa harus merasa tidak enak badan karena duduk di lantai yang keras dan dingin,” kata Ido.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cianjur, Arifin, menyatakan bahwa pihaknya sedang melakukan asesmen untuk mengevaluasi kebutuhan ruang kelas tidak hanya di SDN Karyajaya, tetapi juga di sekolah-sekolah lain yang mengalami masalah serupa. “Kami berharap dalam waktu dekat ada alokasi anggaran untuk pembangunan ruang kelas baru agar kebutuhan pendidikan bisa terpenuhi dengan lebih baik,” ujarnya.

Masalah ruang kelas yang minim ini menjadi tantangan tersendiri di sejumlah daerah, termasuk Cianjur, yang membutuhkan perhatian serius agar kualitas pendidikan anak-anak tidak terganggu. Sementara itu, puluhan siswa SDN Karyajaya masih harus menunggu hingga solusi dan bantuan nyata datang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.