Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Disdik Kota Cirebon Tepis Isu Pungutan Seragam Sekolah

📅 Jumat, 01 Agu 2025, 16:50 WIB | Oleh:
Disdik Kota Cirebon Tepis Isu Pungutan Seragam Sekolah Doc: antara foto
Ket. Gedung Disdik Kota Cirebon, Jabar.

CIREBON - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon, Jawa Barat (Jabar), menepis informasi terkait pungutan sebesar 3 juta rupiah untuk seragam pada salah satu sekolah menengah pertama (SMP) negeri di kota tersebut.

Kepala Disdik Kota Cirebon Kadini di Cirebon, Jumat (1/8), mengatakan informasi itu tidak sesuai fakta karena pihaknya telah melakukan penelusuran ke sekolah yang disebut melakukan tindakan tersebut.

“Soal pungutan Rp3 juta itu tidak benar. Kami sudah melakukan investigasi langsung ke sekolah-sekolah yang disebutkan dan memastikan tidak ada pungutan seperti itu,” katanya.

Ia menjelaskan sekolah di Kota Cirebon tidak diperbolehkan menjual seragam secara langsung kepada orang tua siswa. Namun koperasi sekolah diperkenankan menyediakan perlengkapan tersebut sebagai opsi alternatif.

Kadini menegaskan pembelian seragam melalui koperasi tidak bersifat wajib, karena orang tua siswa memiliki keleluasaan untuk memilih tempat pembelian seragam sesuai kebutuhan dan kemampuan.

“Tidak ada kewajiban untuk membeli di koperasi. Silakan beli di luar jika lebih sesuai. Ini sudah menjadi arahan dari pimpinan daerah,” ujarnya.

Terkait harga seragam, kata dia, koperasi sekolah diimbau untuk menetapkan harga yang sesuai dengan harga pasaran, serta tidak mengambil keuntungan berlebih.

Ia mengingatkan kepada seluruh satuan pendidikan di Kota Cirebon, agar koperasi tidak dijadikan sarana untuk mengambil keuntungan berlebih dalam penyediaan perlengkapan sekolah.

“Koperasi merupakan bagian dari layanan sekolah, namun tetap harus mengedepankan asas kewajaran,” tuturnya.

Disdik Kota Cirebon, lanjut Kadini, telah menyampaikan imbauan kepada seluruh jenjang pendidikan dasar agar tidak melakukan pungutan di luar ketentuan yang berlaku, baik dalam bentuk uang maupun barang.

“Jika ada pihak sekolah yang menerima dana di luar ketentuan, bahkan sebagai titipan, kami sudah instruksikan agar segera dikembalikan kepada orang tua siswa,” ucap dia.

Sebelumnya, sejumlah orang tua siswa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Pendidikan menyampaikan aspirasi melalui aksi damai di depan Kantor Disdik Kota Cirebon pada Rabu (30/7).

Mereka menyuarakan sejumlah poin yakni dorongan untuk meningkatkan transparansi pengelolaan dana pendidikan, peninjauan terhadap praktik pungutan tidak resmi, serta pengawasan dalam proses penerimaan peserta didik baru.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pekan Pertama Agustus, Harga Bensin Turun

29 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Pekan Pertama Agustus, Harg...

Pemerintah Dorong Lahirnya Wirausaha Muda Kreatif Indonesia

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Ekonomi
Pemerintah Dorong Lahirnya ...

Rupiah Rentan Melemah, 3 Agustus 2026

1.5 jam yang lalu | Rizky

Ekonomi
Rupiah Rentan Melemah, 3 Ag...
Daerah
Menhub Tinjau Langsung Evak...

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.